pray

Tanda Amalan Mutaqabbalan/ Diterima Allah

Sahabat MQ, setiap kita tentu berharap amal sekecil apa pun bisa bernilai di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebab, pada akhirnya bukan banyaknya amal yang menjadi ukuran, melainkan apakah amal itu diterima oleh Allah. Betapa sering kita beribadah, bersedekah, berinfak, atau membantu sesama, namun hati masih bertanya-tanya: “Apakah Allah menerima amal kita?”

Ketika kita mempunyai nikmat iman ini yang harus kita sadari ialah kita harus senantiasa menjaganya, merawatnya bahkan meningkatkannya. Nikmat ini akan menjadi indikator atau bahkan penentu kebahagiaan hidup kita baik di dunia maupun di akhirat. Sebagaimana Allah abadikan dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 201 :

وَمِنْهُمْ مَّنْ يَّقُوْلُ رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ ۝٢٠١

Di antara mereka ada juga yang berdoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab neraka.”

Allah itu menciptakan kita dimuka bumi ini untuk bahagia bahkan agama ini disebut oleh para ulama dengan “kunci kebahagiaan.” Kunci orang yang melaksanakan 4 perkata :
1.Iman
2.Amal Sholeh 
3.Mendakwahkan kebenaran 
4.Saling menasehati dalam kesabaran

Sahabat MQ, setiap orang yang beriman itu hari-harinya disibukkan dengan menuntut ilmu dengan yang bermanfaat, sibuk mencari rizki atau sibuk beramal Sholeh.  Para ulama memberikan penjelasan “Bahwa sesungguhnya kalau amal ibadah itu diterima maka dia akan melahirkan amal ibadah yang lainnya.” Sebagaimana dijelaskan Al-Qur’an surah Al-Lail ayat 7 :

فَسَنُيَسِّرُهٗ لِلْيُسْرٰىۗ ۝٧

“Kami akan melapangkan baginya jalan kemudahan (kebahagiaan).”

Tanda diterimanya Amal Mutaqabbalan :
1.Allah karuniakan berupa kemudahan dalam melaksanakan ketaatan  yang lainnya.
2.Allah anugerah berupa rasa nikmat dalam rasakan ibadah
3.Istiqomah
4.Allah akan berikan perbaikan segala urusannya 

Sahabat MQ, mari kita jaga iman dan amal kita agar selalu bernilai di hadapan Allah. Jangan hanya fokus pada banyaknya amal, tetapi pastikan amal itu dilakukan dengan ikhlas, sesuai tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, sehingga benar-benar menjadi amal mutaqabbalan—amal yang diterima oleh Allah.

Program : Inspirasi Pagi
Narasumber : Ustadz. Tedi Abu Humam
Penyiar : Rizki Alfaris