Literasi Digital Jadi Benteng Terakhir di Tengah Darurat Penipuan Online

MQFMNETWORK.COM | BANDUNG — Di tengah meningkatnya kasus penipuan digital dan lemahnya perlindungan sistem, satu hal yang tidak kalah penting adalah kesiapan masyarakat itu sendiri. Literasi digital dinilai menjadi benteng terakhir untuk menekan laju kejahatan siber yang semakin kompleks. Laporan Global Fraud Index 2025 yang menempatkan Indonesia sebagai negara paling rentan kedua terhadap penipuan digital…

Lemahnya Implementasi UU PDP Membuat Sistem Perlindungan Data Masih Rentan

MQFMNETWORK.COM | BANDUNG — Posisi Indonesia sebagai negara paling rentan kedua terhadap penipuan digital dalam Global Fraud Index 2025 tidak bisa dilepaskan dari persoalan mendasar, yakni lemahnya perlindungan data pribadi dan sistem pengawasan yang belum optimal. Meski Indonesia telah memiliki Undang Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, berbagai kalangan menilai implementasinya masih…

Dari Phishing hingga AI Scam Modus Penipuan Online Kian Canggih dan Sulit Dideteksi

MQFMNETWORK.COM | BANDUNG — Modus penipuan digital di Indonesia terus berkembang dengan pola yang semakin kompleks dan sulit dikenali. Jika dulu penipuan identik dengan pesan undian palsu, kini pelaku memanfaatkan data pribadi, manipulasi psikologis, hingga teknologi canggih untuk menjerat korban. Laporan Global Fraud Index 2025 yang menempatkan Indonesia sebagai negara paling rentan kedua terhadap penipuan…

Kebocoran Data Pribadi Jadi Pintu Masuk Utama Kejahatan Digital di Indonesia

MQFMNETWORK.COM | BANDUNG — Di balik maraknya kasus penipuan online, ada satu akar persoalan yang terus berulang dan belum sepenuhnya tertangani dengan serius, yaitu kebocoran data pribadi. Nama lengkap, nomor telepon, alamat rumah, NIK, hingga riwayat transaksi kini menjadi komoditas yang diperjualbelikan secara ilegal di ruang gelap internet. Data yang seharusnya dijaga kerahasiaannya justru berubah…