Mengakui Penyakit Hati sebagai Langkah Awal Tobat.

Mengobati hasad membutuhkan keberanian untuk mengakui bahwa ada yang salah dalam hati kita. Banyak orang menyadari mereka iri, namun enggan untuk berubah atau mencari obatnya. Ibu Khairati menekankan bahwa langkah pertama untuk sembuh adalah menyadari gejala-gejalanya dan benar-benar ingin bertobat kepada Allah agar hati kembali bersih dan tenang.

Melawan Nafsu dengan Memuji Orang yang Didengki.

Salah satu metode “terapi” yang paling efektif namun berat adalah dengan melakukan hal yang sebaliknya dari keinginan nafsu. Jika kita merasa iri pada seseorang, lawanlah dengan memuji kesuksesannya dengan tulus atau memberinya hadiah. Dengan memaksakan diri berbuat baik kepada orang yang kita dengkiin, secara perlahan api hasad dalam hati akan mulai padam dan berganti dengan rasa persaudaraan.

Kekuatan Doa dalam Meluruhkan Kedengkian.

Selain tindakan nyata, doa adalah senjata utama untuk menjaga hati. Kita perlu secara rutin mendoakan kebaikan bagi orang yang membuat kita merasa iri, baik di hadapannya maupun secara rahasia di belakangnya. Meminta kepada Allah agar dijauhkan dari sifat ghill (rasa benci/dengki) merupakan bentuk penghambaan yang akan mendatangkan pertolongan Allah dalam menata kembali qolbu yang sempat retak.

Allag berfirman dalam Al Quran Surah Al-Hasyr ayat 10:

وَلَا تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلًّا لِّلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا رَبَّنَآ اِنَّكَ رEءُوْفٌ رَّحِيْمٌ

“…dan janganlah Engkau tanamkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sungguh Engkau Maha Pengampun, Maha Penyayang.”