Memandang Dunia dengan Kacamata Tauhid

Menyaksikan berita penindasan dan perang di berbagai belahan dunia, seperti yang terjadi di Palestina, sering kali membuat kita merasa tidak berdaya. Namun, Aa Gym mengingatkan agar kita melihat fenomena ini dengan kacamata iman. Semua pihak yang berperang, sekuat apa pun teknologinya, hanyalah makhluk ciptaan Allah yang tetap berada dalam genggaman-Nya. Tidak ada satu pun peluru yang melesat tanpa sepengetahuan Allah yang Maha Melihat.

    Kekuatan Doa untuk Saudara di Palestina

Tragedi kemanusiaan ini seharusnya menambah empat hal dalam diri kita: iman, amal saleh, dakwah, dan kesabaran. Penderitaan saudara kita di Gaza adalah pengingat agar kita lebih bersyukur dan sabar menghadapi ujian pribadi yang jauh lebih ringan. Kesombongan negara-negara adidaya akan diperlihatkan oleh Allah sebagai pelajaran, bahwa rencana manusia sehebat apa pun akan kalah oleh skenario Allah yang Maha Menguasai segala kerajaan.

Rasulullah bersabda:

     الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يُسْلِمُهُ

Artinya:    (Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, tidak menzaliminya dan tidak membiarkannya tersakiti.) (HR. Bukhari & Muslim)

    Menghancurkan Kesombongan dengan Keyakinan

Bentuk kepedulian nyata kita bukan hanya melalui analisis berita, tapi dengan memperbanyak amal saleh dan doa tulus. Program pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak di Gaza adalah salah satu jalan untuk mengalirkan jariah kita. Dengan meyakini bahwa Allah adalah pemilik kemenangan sejati, kita tidak akan pernah putus asa dan akan terus bergerak memberikan bantuan terbaik bagi kemanusiaan sesuai dengan porsi kemampuan masing-masing.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an (Surah Ali Imran: 26):

    قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ

Artinya:    (Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki…”)