Titik Nol, Saat Hanya Ada Allah

Seringkali kita merasa buntu dan tidak ada jalan keluar dari masalah yang menghimpit. Aa Gym menjelaskan bahwa saat kita merasa tidak berdaya, itulah momen terbaik untuk benar-benar mengenal kekuasaan Allah. Pertolongan Allah seringkali datang tepat ketika seorang hamba melepaskan seluruh harapannya kepada makhluk dan hanya bergantung pada-Nya.

Memperbaiki Hubungan dengan Sang Khalik

Bagaimana mungkin kita mengharapkan pertolongan-Nya jika kita sendiri tidak mengenal siapa yang menolong? Ma’rifatullah menuntut kita untuk memperbaiki ibadah dan akhlak sebagai bentuk pendekatan diri. Kedekatan ini akan melahirkan tasykhish (pengenalan) yang membuat doa kita lebih bernyawa dan lebih didengar oleh Allah SWT.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an (QS. Ath-Thalaq: 2-3)

 وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

Artinya: “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.”

Amalan Magnet Rezeki dan Solusi

Bukan sekadar kerja keras, namun kerja yang disertai dengan pengenalan akan sifat Allah yang Maha Pemberi Rezeki (Ar-Razzaq). Dengan memahami sifat-sifat Allah, seseorang akan bekerja dengan jujur dan ikhlas karena tahu Allah selalu mengawasi. Inilah “jalan langit” yang akan membuka pintu-pintu kemudahan yang sebelumnya tertutup rapat.

Rasulullah bersabda Hadist (HR. Tirmidzi)

 احْفَظِ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ ، إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللَّهَ ، وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ

Artinya: “Jagalah Allah, niscaya engkau mendapati-Nya di hadapanmu. Jika engkau memohon, mohonlah kepada Allah, dan jika engkau meminta pertolongan, mintalah kepada Allah.”