Masalah berat seringkali dianggap sebagai musibah, padahal dalam pandangan Ma’rifatullah, itu adalah “undangan” dari Allah agar kita mendekat. Aa Gym menjelaskan bahwa Allah memberikan ujian sesuai dengan kadar kemampuan hamba-Nya untuk menaikkan derajat keimanannya. Memahami hal ini akan membuat kita lebih tenang saat badai masalah datang.
Allah berfriman dalam Al-Qur’an (QS. Al-Baqarah: 286)
لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا
Artinya: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
Strategi Menghadapi Masalah dengan Tauhid
Ketika masalah datang, hal pertama yang harus dilakukan bukanlah mencari solusi ke sesama manusia, melainkan bersujud kepada Allah. Mengenal Allah sebagai Al-Fattah (Maha Pembuka Rahmat) memberikan harapan bahwa selalu ada jalan keluar. Fokuslah memperbaiki hubungan dengan Allah, maka Allah akan memperbaiki urusanmu dengan makhluk.
Berdamai dengan Takdir Lewat Ma’rifat
Stres muncul karena adanya penolakan dalam hati terhadap kenyataan yang terjadi. Ma’rifatullah mengajarkan kita untuk rida dan pasrah (tawakkal) setelah melakukan ikhtiar maksimal. Dengan kepasrahan total kepada Yang Maha Mengetahui, tekanan mental akan hilang dan berganti dengan ketenangan jiwa yang luar biasa.
Artinya: “Aku (Allah) sesuai dengan persangkaan hamba-Ku kepada-Ku.”
• Live Streaming
102.7 MQFM Bandung
Assalamu'alaykum Sahabat MQ, silahkan dapat menyampaikan pertanyaan disini melalui WhatsApp MQFM
Iklan yang tampil di website ini merupakan layanan pihak ketiga melalui Google AdSense yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. MQFM berupaya menghadirkan konten yang sejalan dengan nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan, namun tidak memiliki kendali langsung atas materi iklan yang ditampilkan.