Melepaskan Diri dari Penjara Penilaian Manusia.

Sering merasa diabaikan saat kumpul keluarga atau pendapat Anda tidak didengar? Rasa *insecure* bisa merusak kebahagiaan Anda dalam sekejap. Namun, tahukah Anda bahwa orang yang paling tenang justru adalah mereka yang tidak butuh pujian manusia? Temukan rahasia memiliki “mental baja” agar tetap bahagia meskipun dunia mengabaikan Anda.

Rahasia Bahaya Jika Selalu Haus Pengakuan.

Aa Gym menjelaskan bahwa urusan kita bukanlah menjadi eksis di mata manusia, melainkan diridhai oleh Allah. Tidak dianggap atau tidak dimintai pendapat bukanlah masalah besar jika niat kita tulus berbuat baik. Bahkan Rasulullah pun pernah dimusuhi meskipun beliau sempurna, jadi jangan kecil hati jika tidak semua orang menghargai Anda.

Rasulullah bersabda:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ

Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan harta kalian, tetapi Allah melihat kepada hati dan amal kalian.” (HR. Muslim)

Menjadi Hamba yang “Hanya Butuh Allah” untuk Bahagia.

Cara mengatasi *insecure* dalam pergaulan adalah dengan memindahkan fokus dari “apa kata orang” menjadi “apa kata Allah”. Dengan keikhlasan, kita akan merasa cukup dan tenang. Artikel ini memotivasi Anda untuk terus berkontribusi positif tanpa harus haus eksistensi, karena Allah Maha Melihat segala kebaikan meskipun tersembunyi dari pandangan manusia.

Allah berfirman:

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Artinya: “Katakanlah: ‘Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam’.” (QS. Al-An’am: 162)