Kehidupan pernikahan sering kali diuji oleh riak-riak kecil yang jika dibiarkan akan menjadi bukit. Sahabat MQ, penting bagi kita untuk menyadari bahwa kebahagiaan keluarga sangat bergantung pada kemampuan setiap anggota dalam menekan kepentingan pribadi demi tujuan bersama. Ibu Rika Rahmawati menjelaskan bahwa dalam psikologi, ego berperan sebagai penengah antara insting dasar dan nilai-nilai ideal. Namun, jika “penengah” ini justru hanya mementingkan kepuasan diri sendiri (egosentris), maka struktur komunikasi yang sudah dibangun bertahun-tahun akan runtuh. Rumah yang seharusnya menjadi tempat istirahat (baiti jannati) justru berubah menjadi medan tempur emosional.
Dampak Ego yang Tidak Terkendali
Ketika salah satu pasangan mulai merasa pendapatnya paling benar, saat itulah benih perpecahan tumbuh. Sahabat MQ mungkin pernah merasa sulit untuk sekadar bertegur sapa karena adanya rasa gengsi yang tinggi. Secara teknis, ego yang liar memicu emosi negatif dominan yang menutup logika. Pernikahan bukan tentang siapa yang memenangkan perdebatan, melainkan bagaimana solusi ditemukan bersama. Allah Subhanahu wa Ta’ala mengingatkan dalam Al-Qur’an:
وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ
Artinya: “Dan bergaullah dengan mereka secara patut.” (QS. An-Nisa: 19). Ayat ini menekankan bahwa interaksi harus didasari pada kepantasan dan kebaikan, bukan pemaksaan kehendak.
Langkah Awal Menuju Perubahan
Membangun keluarga bahagia dimulai dari kerelaan untuk introspeksi diri setiap hari. Sahabat MQ dapat mencoba teknik active listening, yaitu mendengarkan untuk memahami, bukan mendengarkan untuk membalas. Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang kuat bukanlah orang yang jago gulat, tetapi orang yang kuat adalah orang yang dapat menahan dirinya ketika marah” (HR. Bukhari dan Muslim). Menahan diri saat emosi memuncak adalah bukti nyata dari kematangan spiritual dan emosional yang akan membawa keberkahan dalam rumah tangga.
• Live Streaming
102.7 MQFM Bandung
Assalamu'alaykum Sahabat MQ, silahkan dapat menyampaikan pertanyaan disini melalui WhatsApp MQFM
Iklan yang tampil di website ini merupakan layanan pihak ketiga melalui Google AdSense yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. MQFM berupaya menghadirkan konten yang sejalan dengan nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan, namun tidak memiliki kendali langsung atas materi iklan yang ditampilkan.