MQFMNETWORK.COM | ACEH TAMIANG – Semangat ukhuwah dan kepedulian lintas negara kembali diwujudkan melalui kolaborasi Yayasan Amanah Kemanusiaan Global (AMAL) bersama Kelab Perwira Malaysia dalam misi kemanusiaan ketiga di Kabupaten Aceh Tamiang pada 15–16 Mei 2026.

Misi kemanusiaan ini berfokus pada pemulihan sarana ibadah, penyaluran bantuan pangan, serta evaluasi fasilitas air bersih bagi masyarakat yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.

Delegasi dari kedua lembaga hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Yayasan AMAL selaku implementator lapangan diwakili oleh sekretaris dan bendahara yayasan, sementara Kelab Perwira Malaysia turut mengirimkan CEO, COO, serta sejumlah staf untuk melihat langsung perkembangan program yang telah berjalan sejak akhir tahun lalu.

Salah satu agenda utama dalam misi ini adalah peresmian Mushola Al-Ikhlas di Desa Tanjung Seumentoh, Kecamatan Karang Baru. Musala yang sebelumnya rusak akibat banjir tersebut kini telah kembali berdiri dan siap digunakan masyarakat sebagai pusat ibadah serta aktivitas keagamaan warga sekitar.

Musala tersebut diproyeksikan dapat melayani sekitar 80 jemaah dan diharapkan menjadi tempat yang kembali menghidupkan semangat kebersamaan serta syiar Islam di tengah masyarakat.

Sebagai bentuk rasa syukur, tim juga menggelar program Hot Meals dengan memasak dan membagikan hidangan kari kambing kepada warga sekitar. Sebanyak empat ekor kambing diolah bersama Surya, jebolan MasterChef Indonesia asal Banda Aceh, lalu dibagikan kepada masyarakat dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

Selain peresmian musala, tim gabungan juga melakukan evaluasi terhadap tiga titik sumur bor yang telah dibangun pada misi sebelumnya. Secara umum, fasilitas air bersih tersebut telah memberikan manfaat bagi masyarakat, meskipun masih terdapat beberapa kebutuhan teknis lanjutan agar distribusi air dapat berjalan lebih optimal.

Sebagai bentuk komitmen keberlanjutan program, AMAL dan Kelab Perwira Malaysia juga melakukan asesmen pembangunan Mushola Al-Ikhlas baru di Desa Purwodadi, Kecamatan Kejuruan Muda. Musala tersebut direncanakan akan melayani sekitar 130 jemaah dan menjadi jawaban atas kebutuhan fasilitas ibadah masyarakat setempat.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa semangat tolong-menolong dan kepedulian sesama muslim tidak terhalang oleh batas negara. Dukungan masyarakat Malaysia terhadap pemulihan Aceh Tamiang pun disebut terus mengalir sejak kampanye kemanusiaan dimulai beberapa waktu lalu.

Ke depan, AMAL dan Kelab Perwira Malaysia berkomitmen untuk terus memperluas sinergi kemanusiaan melalui berbagai program keberlanjutan, mulai dari pembangunan sumur bor, pengadaan ambulans, pembangunan Rumah Datok Imam, hingga perbaikan infrastruktur perkampungan di wilayah Aceh Tamiang.