healing

Self Healing

Sahabat MQ, tidak jarang dalam kehidupan kita merasa terluka, kecewa, atau lelah oleh berbagai peristiwa. Di saat-saat seperti inilah kita merasa perlu untuk menyembuhkan diri sendiri yang dikenal dengan istilah self healing.

Self healing adalah proses penyembuhan diri yang dilakukan secara sadar untuk memulihkan luka batin, menenangkan emosi, serta menyeimbangkan kondisi mental dan spiritual. Setiap manusia pada dasarnya membutuhkan proses self healing. Baik mereka yang sedang menghadapi tekanan hidup, kehilangan, maupun konflik batin. 

Self healing dibutuhkan ketika seseorang merasa hidupnya tidak seimbang baik secara emosional, mental, maupun spiritual. Saat kita merasa kehilangan semangat, mudah tersinggung, atau tidak mengenali diri sendiri, di situlah saatnya berhenti sejenak untuk melakukan penyembuhan diri.Self healing tidak memerlukan tempat khusus bisa dilakukan di dalam diri sendiri, kapan pun dan di mana pun seseorang mulai menyadari bahwa ia perlu berdamai dengan dirinya. Karena sejatinya, sumber penyembuhan itu berasal dari dalam diri, bukan dari luar.

Penting untuk memahami self awareness (kesadaran diri). Kesadaran diri adalah kunci utama untuk mengenali siapa kita sebenarnya. Dalam kehidupan, ada tiga misteri besar yang selalu menjadi bahan renungan manusia: misteri tentang Tuhan, misteri tentang alam semesta, dan misteri tentang diri sendiri. Orang yang tidak mengenal dirinya sering kali mencari kebahagiaan dengan cara yang salah misalnya dengan membicarakan keburukan orang lain agar dirinya merasa lebih tinggi. 

Proses self healing dimulai dengan kejujuran terhadap diri sendiri. Ketika seseorang mampu menerima dirinya apa adanya baik kebodohan, kesalahan, maupun masa lalunya maka ia telah membuka pintu penyembuhan. Langkah berikutnya adalah memperbaiki diri sedikit demi sedikit. Dalam perspektif Islam, manusia terdiri atas akal, ruh, dan jasad, sementara dalam psikologi dikenal dengan kognitif (pikiran), afeksi (perasaan), dan psikomotor (perilaku).

Hidup selalu membawa kita pada berbagai fase dan ujian. Untuk itu, stabilitas mental dan emosi perlu terus dijaga. Proses penyembuhan tidak terjadi secara instan, namun bertahap dan alamiah. Sebab, kunci penyembuhan sejati sejatinya ada dalam diri kita sendiri.

Self healing bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan dasar manusia agar mampu menjalani hidup dengan lebih sadar dan tenang. Dengan mengenal diri sendiri, kita akan lebih memahami semesta, dan pada akhirnya semakin dekat pada konsep ketauhidan dan ketuhanan. Maka, ketika hati mulai gelisah, berhentilah sejenak karena mungkin yang perlu kita sembuhkan bukan dunia luar, tetapi diri kita sendiri.

Program: Inspirasi Keluarga – Dinamika Keluarga
Narasumber: Dr. Wasmin Al Risyad, M.Pd., CHT & Bu Lilis Komariah, M.Psi., Psikolog
Penyiar: Syifa