Aqidah yang Benar dan Tingkatan Iman Menurut Al-Qur’an dan Sunnah
Aqidah sebagai Pondasi Islam
Aqidah adalah keyakinan yang menjadi pondasi agama Islam. Aqidah yang benar harus berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah ﷺ. Sunnah di sini tidak hanya bermakna amalan yang hukumnya tidak wajib, tetapi juga mencakup akidah dan ajaran pokok yang menjelaskan Al-Qur’an. Orang yang tidak berakidah dengan benar biasanya akan menyelisihi Sunnah dan akhirnya jatuh pada perbuatan bid’ah. Karena itu, menjaga aqidah merupakan bagian terpenting dari menjaga keimanan.
Penjelasan Ulama Salaf
Masalah akidah ini telah banyak dirinci oleh para ulama salaf. Salah satunya adalah Imam al-Muzani, murid utama Imam Syafi’i rahimahullah, dalam kitabnya Syarhus Sunnah. Di dalamnya dijelaskan tentang:
– tingkatan iman,
– kedudukan orang beriman,
– serta bantahan terhadap kelompok menyimpang seperti Murji’ah dan Khawarij.
Para ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah menegaskan bahwa iman dapat bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan.
Aqidah yang Berlaku Sepanjang Zaman
Aqidah Islam berlaku sejak masa Rasulullah ﷺ, diteruskan oleh para sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in, hingga hari kiamat. Dalam perjalanan sejarah, muncul kelompok-kelompok yang menafsirkan iman secara keliru. Karena itu, penjelasan para ulama salaf tetap relevan di setiap masa, termasuk di zaman sekarang.
Tingkatan Iman dan Kedudukan Mukmin
Allah menegaskan bahwa orang beriman memiliki derajat lebih tinggi dibanding manusia lainnya. Namun, tingkat keimanan itu berbeda-beda:
– Mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.
– Mukmin yang berilmu lebih tinggi derajatnya dibanding mukmin yang beriman tanpa ilmu.
– Mukmin yang mengikuti generasi terbaik (sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in) akan mendapatkan keridaan Allah.
Sebaliknya, orang yang mendahului Allah dan Rasul-Nya dengan membuat bid’ah, amalnya tertolak bahkan terhalau dari telaga Rasulullah ﷺ di akhirat.
Cara Menjaga Aqidah dan Meningkatkan Iman
Keimanan dapat bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan maksiat. Karena itu, cara menjaga aqidah sekaligus meningkatkan iman adalah dengan:
Membaca Al-Qur’an dengan benar.
Menghafal ayat-ayatnya.
Memahami maknanya sesuai tafsir yang shahih.
Menerapkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
Program: Inspirasi Malam – Kajian Aqidah Narasumber: Ustadz Abu Yahya Penyiar: Ahmad Aliudin
• Live Streaming
102.7 MQFM Bandung
Assalamu'alaykum Sahabat MQ, silahkan dapat menyampaikan pertanyaan disini melalui WhatsApp MQFM