Terlalu Ambisius yang Merusak

Bersungguh-sungguh mengejar apa yang sudah dijamin Allah (rezeki) namun lalai terhadap kewajiban ibadah adalah tanda butanya mata hati. Kita sering terjebak dalam rasa takut akan kekurangan harta, padahal waktu kita terbatas.

Allah berfriman dalam QS. Al-Hadid: 20

 وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلْغُرُورِ

“Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.”

Pentingnya Menjaga Niat

Banyak amalan dunia yang bisa bernilai akhirat karena niat yang baik, begitu pula sebaliknya. Tanpa niat yang benar, kesibukan kita hanya akan menghasilkan kelelahan tanpa pahala di sisi Allah.

Mengelola Rasa Bingung dan Sedih

Bingung dengan urusan dunia tidak akan menolak musibah, justru akan membahayakan akal sehat. Ustadz Olis menekankan agar kita lebih bingung akan urusan akhirat yang belum pasti jaminannya daripada dunia yang sudah diatur.

Rasulullah bersabda:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa bingung dan sedih.”