Di tengah gempuran gadget, penuntut ilmu harus mampu menjaga fokusnya. Kitab Ta’lim Muta’allim mengajarkan agar kita tidak tersibukkan oleh hal-hal di luar ilmu saat sedang belajar Gangguan kecil bisa merusak pemahaman yang mendalam.
Artinya: “Bersungguh-sunggahlah dalam hal yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan janganlah merasa lemah.”
Menggunakan Gadget Sebagai Sarana Kebaikan
Teknologi ibarat pisau bermata dua; bisa membawa manfaat jika digunakan untuk belajar, atau menjadi mudarat jika hanya untuk bermain game berlebihan. Kedisiplinan diri adalah kunci untuk tetap tegar di jalur pencarian ilmu.
Menunggu Waktu ‘Futuh’ (Keterbukaan Ilmu)
Terkadang kita merasa sulit memahami pelajaran meski sudah berusaha. Tetaplah tegar dan lanjutkan belajar, karena kefahaman (futuh) bisa datang kapan saja, bahkan setelah kita selesai belajar.
Allah berfriman dalam QS. Thaha: 114
وَقُل رَّبِّ زِدْنِى عِلْمًا
Artinya: “Dan katakanlah: ‘Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan’.”
• Live Streaming
102.7 MQFM Bandung
Assalamu'alaykum Sahabat MQ, silahkan dapat menyampaikan pertanyaan disini melalui WhatsApp MQFM
Iklan yang tampil di website ini merupakan layanan pihak ketiga melalui Google AdSense yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. MQFM berupaya menghadirkan konten yang sejalan dengan nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan, namun tidak memiliki kendali langsung atas materi iklan yang ditampilkan.