Meluruskan Nama yang Populer namun Tak Memiliki Dasar Sahih
Selama berabad-abad, nama “Izrail” telah begitu melekat di telinga umat Islam sebagai sosok malaikat yang bertugas mencabut nyawa. Namun, dalam kajian akidah di MQFM, Ustaz Abu Yahya mengungkap sebuah fakta penting yang mungkin mengejutkan bagi sebagian orang: nama Izrail sebenarnya tidak ditemukan dalam Al-Qur’an maupun hadis-hadis Nabi yang sahih.
Nama Izrail ditengarai berasal dari riwayat Israiliyat (literatur dari ahli kitab) yang kemudian tersebar luas di tengah masyarakat. Lantas, siapa nama aslinya? Berdasarkan dalil-dalil yang tertulis dalam Al-Qur’an, sebutan resmi bagi malaikat ini adalah Malaikat Maut. Allah Swt. berfirman dalam Surah As-Sajdah ayat 11: “Katakanlah: Malaikat Maut (Malaikat Maut) yang diserahi tugas untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikanmu…” Pemahaman ini sangat krusial bagi seorang muslim agar senantiasa mendasarkan akidah pada dalil yang kuat dan valid.
Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman dalam Qur’an Surah As – Sajdah Ayat 11:
قُلْ يَتَوَفّٰىكُمْ مَّلَكُ الْمَوْتِ الَّذِيْ وُكِّلَ بِكُمْ ثُمَّ اِلٰى رَبِّكُمْ تُرْجَعُوْنَࣖ
Artinya: “Katakanlah, “Malaikat maut yang diserahi (tugas) untuk (mencabut nyawa)-mu akan mematikanmu, kemudian kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan.”
Malaikat Maut: Sebuah “Korps” atau Satu Individu?
Fakta menarik lainnya yang dibahas dalam kajian tersebut adalah mengenai jumlah malaikat yang bertugas memisahkan ruh dari jasad. Ustaz Abu Yahya menjelaskan bahwa Malaikat Maut bukanlah satu-satunya individu yang bekerja sendirian di seluruh dunia. Beliau adalah pimpinan atau kepala dari sebuah “korps” atau pasukan malaikat pencabut nyawa lainnya.
Dalam Al-Qur’an, sering kali digunakan bentuk jamak untuk menyebut mereka, seperti kata Rasulullah (utusan-utusan Kami). Hal ini menandakan adanya tim atau rombongan malaikat yang mendatangi manusia saat sakaratul maut tiba. Bagi orang beriman, mereka datang dengan rupa yang indah dan memberikan kabar gembira tentang surga, sementara bagi orang kafir, mereka datang dengan rupa yang keras dan bengis sebagai bentuk ketaatan pada perintah Allah. Jadi, meski ada satu pemimpin utama, ada ribuan malaikat lain yang terlibat dalam proses pencabutan nyawa setiap detiknya di seluruh penjuru bumi.
Kematian: Rahasia Waktu, Tempat, dan Cara
Penyebutan Malakul Maut memberikan pesan yang mendalam bagi setiap insan. Malaikat ini adalah makhluk yang sangat perkasa dan tidak pernah menunda tugasnya sedetik pun. Beliau baru akan diberitahu oleh Allah Swt. mengenai waktu dan tempat kematian seseorang tepat ketika waktunya tiba. Oleh karena itu, misteri kematian tetap menjadi rahasia besar yang hanya diketahui oleh Allah Swt.
Ustaz Abu Yahya berpesan agar kita tidak hanya fokus pada “siapa” yang mencabut nyawa, tetapi lebih kepada “bagaimana” kondisi kita saat malaikat tersebut datang menjemput. Ketaatan Malaikat Maut dalam menjalankan perintah-Nya harus menjadi pengingat bagi kita untuk selalu istikamah dalam tauhid dan amal saleh. Sebab, siapa pun yang mencintai pertemuan dengan Allah, maka Allah dan para malaikat-Nya pun akan mencintai pertemuan dengan hamba tersebut di hari kematiannya.