Mencari Kesalehan di Balik Penampilan
Dalam memilih calon pendamping, sering kali kita terpesona oleh paras atau harta semata. Namun, Sahabat MQ perlu ingat bahwa kecantikan akan memudar dan harta bisa habis, tetapi karakter yang dibimbing oleh iman akan terus bertahan melampaui usia.
Kriteria utama yang ditekankan dalam kajian ini adalah “Ad-Dien” atau pemahaman agama yang diaplikasikan dalam akhlak. Pasangan yang takut kepada Allah tidak akan semena-mena saat sedang marah dan akan sangat menghargai saat sedang cinta. Allah SWT berfirman dalam surah At-Tahrim ayat 6:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ قُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”
Tugas utama suami istri adalah saling menyelamatkan menuju surga. Maka, carilah seseorang yang ketika Sahabat MQ bersamanya, semangat untuk beribadah dan berbuat baik semakin bertumbuh.
Pentingnya Restu Orang Tua sebagai Kunci Keberkahan
Banyak pasangan yang terlalu asyik dengan dunia mereka sendiri hingga melupakan restu orang tua. Padahal, Sahabat MQ harus tahu bahwa rida Allah sangat bergantung pada rida orang tua, terutama dalam urusan memilih pasangan hidup.
Jika orang tua merasa kurang sreg dengan calon pilihan Sahabat MQ, cobalah dengarkan alasan mereka dengan kepala dingin. Pengalaman hidup mereka sering kali bisa melihat hal-hal yang tertutup oleh “kabut cinta” di mata anak muda. Sebagaimana hadis Nabi SAW:
رِضَا الرَّبِّ فِي رِضَا الْوَالِدِ وَسُخْطُ الرَّبِّ فِي سُخْطِ الْوَالِدِ
Artinya: “Rida Allah itu tergantung rida orang tua dan murka Allah tergantung murka orang tua.” (HR. Tirmidzi).
Membangun rumah tangga di atas restu yang tulus akan membuat perjalanan Sahabat MQ jauh lebih ringan. Doa orang tua adalah bensin yang akan menggerakkan kendaraan rumah tangga melewati tanjakan ujian yang berat.
Komunikasi yang Membangun Kedekatan Hati
Setelah kriteria agama dan restu terpenuhi, perhatikanlah cara calon pasangan berkomunikasi. Apakah dia pendengar yang baik? Apakah dia bisa diajak berdiskusi dengan kepala dingin? Sahabat MQ membutuhkan pasangan yang bisa menjadi sahabat terbaik dalam bertukar pikiran.
Komunikasi yang nyambung akan meminimalisir drama yang tidak perlu. Kang Arif menjelaskan bahwa visi yang sama harus dikomunikasikan sejak awal agar tidak ada ekspektasi yang meleset setelah akad diucapkan.
Sahabat MQ, pilihlah dia yang membuat komunikasi terasa mudah dan menenangkan. Hubungan yang sehat adalah hubungan yang memberikan ruang untuk tumbuh bersama tanpa harus merasa tertekan oleh kepribadian yang dominan secara sepihak.