Memahami Hakikat Al-Qur’an adalah Kalamullah
Al-Qur’an memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Salah satu prinsip terpenting dalam akidah Ahlus Sunnah wal Jama‘ah adalah keyakinan bahwa Al-Qur’an adalah kalamullah, firman Allah yang hakiki, bukan makhluk. Penegasan ini bukan sekadar persoalan istilah, tetapi berkaitan langsung dengan pemahaman tentang Allah, sifat-sifat-Nya, dan kesempurnaan wahyu-Nya.
Al-Qur’an Bukan Makhluk, tetapi Firman Allah
Para ulama, termasuk Imam Ahmad bin Hanbal dan Imam al-Muzani rahimahumullah, menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah kalamullah. Firman Allah merupakan sifat Allah, dan sifat Allah tidak mungkin makhluk, tidak memiliki kekurangan, dan tidak rusak. Imam al-Muzani berkata “Al-Qur’an adalah kalam Allah, berasal dari-Nya, dan bukan makhluk sehingga tidak mungkin binasa.”
Perbedaan antara ciptaan dan firman sangat mendasar:
– Ciptaan: berada di luar zat Allah, memiliki sifat tersendiri, dan pasti memiliki kekurangan.
– Firman: melekat pada sifat Allah, sempurna, dan kekal.
Maka, yang makhluk hanyalah media seperti kertas, mushaf, dan suara manusia ketika membaca Al-Qur’an. Adapun isi Al-Qur’an, maknanya, dan lafadznya adalah firman Allah yang tidak mungkin diciptakan.
Perbedaan Al-Qur’an dengan Hadis Qudsi Al-Qur’an berbeda dengan hadis qudsi dari sisi redaksi, Al-Qur’an adalah lafaz dan maknanya dari Allah. Hadis Qudsi maknanya dari Allah, tetapi redaksinya dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam. Karena itu Al-Qur’an memiliki kedudukan lebih tinggi, merupakan mukjizat, dan wajib dibaca dalam shalat.
Makna “Qur’an” dan “Kitab”
Secara bahasa, Qur’an berasal dari kata qara’a yang berarti membaca atau menghimpun. Adapun Kitab berarti sesuatu yang tertulis dan terkumpul. Dua istilah ini menunjukkan bahwa Al-Qur’an adalah bacaan wahyu, kumpulan firman Allah, yang diturunkan sebagai petunjuk bagi seluruh manusia.
Dalil-Dalil Al-Qur’an sebagai Kalamullah
Quran Surah Hud Ayat 1
كِتٰبٌ اُحۡكِمَتۡ اٰيٰـتُهٗ ثُمَّ فُصِّلَتۡ مِنۡ لَّدُنۡ حَكِيۡمٍ خَبِيۡرٍۙ
“(Inilah) Kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi kemudian dijelaskan secara terperinci, (yang diturunkan) dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana, Maha Teliti,”
Keyakinan bahwa Al-Qur’an adalah kalamullah, bukan makhluk, merupakan fondasi akidah Islam. Pemahaman ini menjaga kesucian wahyu dan menghindarkan umat dari penyimpangan dalam memahami sifat-sifat Allah. Al-Qur’an adalah kitab yang diturunkan sebagai petunjuk, obat, rahmat, dan pedoman hidup, yang harus diyakini, dibaca, dipelajari, dan diamalkan.
Program: Inspirasi Malam – Kajian Akidah
Narasumber: Ustadz Abu Yahya
Penyiar: Krisna Bahri