sesar lembang

Waspada Potensi Gempa Akibat Aktivitas Sesar Lembang

BPBD Kabupaten Bandung Barat mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa bumi yang dipicu oleh aktivitas Sesar Lembang. Hal ini disampaikan karena perkembangan terbaru menunjukkan adanya peningkatan aktivitas yang patut diwaspadai, khususnya di wilayah utara Kabupaten Bandung Barat.

Kehadiran Sesar Lembang tidak bisa dianggap remeh. Berdasarkan catatan BPBD Kabupaten Bandung Barat, getaran kecil sudah beberapa kali terasa di sejumlah desa. Artinya, masyarakat tidak hanya perlu waspada, tetapi juga harus siap dengan langkah-langkah antisipasi.

Dari data terbaru BPBD dan BMKG, tercatat 41 desa di 7 kecamatan di Kabupaten Bandung Barat berpotensi terdampak aktivitas Sesar Lembang. Jumlah ini meningkat dibandingkan data sebelumnya yang mencatat hanya 21 desa. Kawasan rawan tersebut sebagian besar berada di wilayah utara Bandung Barat.

Menurut Kang Teten Ali Mulku, BPBD Provinsi Jawa Barat sejatinya telah menyusun kajian risiko bencana, merancang jalur evakuasi, serta menyiapkan rencana kontingensi untuk mengantisipasi dampak gempa akibat Sesar Lembang. Bahkan, simulasi kebencanaan pernah dilakukan pada 31 Mei 2023 dengan melibatkan lembaga pendidikan dan fasilitas kesehatan.

Adapun langkah-langkah kesiapsiagaan yang dapat dilakukan masyarakat bersama keluarga antara lain :

  1. Mengenali jalur evakuasi di sekitar rumah maupun tempat kerja.
  2. Memastikan seluruh anggota keluarga mengetahui apa yang harus dilakukan saat terjadi gempa
  3. Bertindak cepat tanpa saling menunggu.
  4. Menyiapkan tas siaga darurat berisi kebutuhan penting.
  5. Menumbuhkan budaya siap siaga dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan langkah-langkah sederhana namun terencana, diharapkan masyarakat Kabupaten Bandung Barat dapat lebih siap menghadapi potensi gempa bumi akibat aktivitas Sesar Lembang, sehingga risiko korban jiwa maupun kerugian dapat diminimalkan.

Program : Sudut Pandang Inspirasi Pagi

Narasumber : Teten Ali Mulku Engkun, PhD. | Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat

Penyiar : Muhammad Huda – Dafa