Menyadari Kelemahan Diri di Hadapan Sang Khalik

Sahabat MQ, rasa cemas sering kali muncul karena kita merasa seolah-olah dunia berada di bawah kendali kita sepenuhnya. Padahal, manusia adalah makhluk yang sangat lemah. Mengakui keterbatasan diri adalah langkah awal untuk mendapatkan kekuatan yang sesungguhnya dari Allah SWT. Sahabat MQ dengan memperkuat iman dan tawakal kepada Allah SWT, serta menyadari bahwa hanya mengingat Allah (zikrullah) yang dapat menenangkan hati.

Bergantung Hanya kepada Allah

Dalam kajiannya, Aa Gym Dalam Program Inspirasi Malam Segmen Kajian Marifatullah mengingatkan agar Sahabat MQ tidak menggantungkan harapan pada makhluk, karena makhluk bisa mengecewakan. Bergantunglah hanya kepada Allah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW:

احْفَظِ اللَّهَ يَحْفَظْكَ، احْفَظِ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ

Artinya: “Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya kamu akan mendapati-Nya di hadapanmu.” (HR. Tirmidzi). Sahabat MQ Berserah diri terkait langsung dengan kedekatan manusia kepada Allah SWT. Karena itu, Aa Gym Dalam Program Inspirasi Malam Segmen Kajian Marifatullah menyampaikan rasa tidak sabar yang menghambat kepasrahan diri umumnya disebabkan karena adanya delay atau keterlambatan terhubung dengan Allah swt.

Menata Niat dalam Menghadapi Masalah

Masalah bukanlah musuh, melainkan sarana untuk mendekat kepada Allah. Sahabat MQ diajak untuk selalu bertanya pada diri sendiri, “Apa yang Allah inginkan dari kejadian ini?”. Dengan cara pandang ini, setiap kesulitan justru menjadi peluang untuk meningkatkan derajat keimanan. Sahabat MQ Menata niat dalam menghadapi masalah menurut Aa Gym Dalam Program Inspirasi Malam Segmen Kajian Marifatullah menyampaikan berpusat pada meluruskan niat hanya untuk mencari ridho Allah SWT (ikhlas), bukan sekadar mencari pujian manusia atau terbebas dari masalah semata. Masalah dianggap sebagai takdir Allah yang bertujuan untuk meningkatkan derajat dan membersihkan hati, sehingga niat harus ditata agar hati tenang dan tidak capek menghadapi ujian hidup.