Siapa Bertanggung Jawab? Menakar Peran Pemerintah dan Perguruan Tinggi Menghadapi Konferensi Predator

MQFMNETWORK.COM | Bandung – Maraknya konferensi ilmiah abal-abal atau predatory conference menjadi tantangan baru bagi dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Di tengah meningkatnya tuntutan publikasi ilmiah sebagai bagian dari penilaian kinerja dosen dan peneliti, sejumlah penyelenggara memanfaatkan situasi tersebut dengan menawarkan publikasi cepat tanpa proses ilmiah yang memadai. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada kualitas…