Banyak orang yang selama ini beranggapan bahwa surga adalah “upah” yang bisa dibeli dengan tumpukan amal ibadah selama hidup di dunia. Namun, dalam kajian mendalam bersama Ustaz Dr. H. Muhammad Rahmad Effendi, terungkap sebuah hakikat yang mengejutkan sekaligus menenangkan. Ternyata, amal ibadah yang dilakukan manusia, termasuk puasa Ramadan yang melelahkan, bukanlah penentu utama seseorang berhak…
Ibadah puasa sering kali dipahami secara sempit sebagai aktivitas fisik menahan lapar dan dahaga semata. Padahal, inti dari perintah saum adalah melakukan pembersihan jiwa atau tazkiyatun nafs agar hamba kembali pada fitrahnya yang suci. Tanpa adanya upaya serius untuk menjaga hati dari sifat-sifat tercela, puasa seseorang berisiko hanya menjadi rutinitas tanpa makna yang tidak memberikan…
Ibadah puasa sering kali hanya dipandang sebagai hubungan privat antara seorang hamba dengan Tuhannya. Namun, dalam pemaparan Ustaz Dr. H. Muhammad Rahmad Effendi, ditekankan bahwa saum memiliki dua dimensi besar yang tidak terpisahkan, yaitu dimensi vertikal (teologis) dan dimensi horizontal (sosial). Puasa yang berhasil adalah puasa yang mampu mengubah perilaku individu menjadi lebih peduli dan…
Banyak orang yang selama ini menganggap bahwa takwa hanyalah tiket untuk mendapatkan kebahagiaan di akhirat kelak. Namun, dalam kajian yang disampaikan oleh Ustaz Dr. H. Muhammad Rahmad Effendi, terungkap bahwa takwa sebenarnya memiliki korelasi yang sangat kuat dengan keberlangsungan hidup manusia di dunia. Ibadah puasa yang dilakukan dengan sungguh-sungguh hingga membuahkan hasil takwa merupakan investasi…
Mencapai derajat takwa sering kali dianggap sebagai perjalanan spiritual yang abstrak dan sulit diukur. Namun, dalam diskusi yang dipandu oleh Ustaz Dr. H. Muhammad Rahmad Effendi, terungkap sebuah metodologi praktis yang dapat diterapkan selama bulan Ramadan. Konsep ini dirangkum dalam akronim “JITU”, yang menjadi indikator keberhasilan seseorang dalam mentransformasi ritual puasa menjadi prestasi ketakwaan yang…
HAL YANG MERUSAK KESEMPATAN DI BULAN RAMADHAN JIKA INI RAMADHAN TERAKHIR: YANG SEBAIKNYA DILAKUKAN TIPS PRAKTIS MANAJEMEN WAKTUBUAT JADWAL HARIAN YANG MENYEIMBANGKAN IBADAH, ISTIRAHAT, DAN KEWAJIBAN DUNIAWI
Tekanan Sosial dan Hilangnya Maruah Keserakahan bukan hanya tentang wang, tetapi juga tentang kedudukan. Di akhir zaman, ramai orang sanggup menggadaikan maruah dan agama demi mendapatkan “gaya” atau status. Fenomena ini menyebabkan integriti hilang; kejujuran dijual demi keuntungan singkat, dan fitnah disebarkan demi menjatuhkan pesaing. Video ini memberi amaran keras supaya kita tidak hanyut dalam…
Cinta Dunia yang Melampaui Batas Dibahas satu kondisi yang sangat membimbangkan: Umat Islam jumlahnya besar, tetapi tidak berwibawa. Hal ini disebabkan oleh penyakit Wahn. Ketika seseorang terlalu mencintai dunia dan takut akan kematian, mereka akan kehilangan prinsip. Mereka menjadi pengecut untuk menyuarakan kebenaran dan terlalu sibuk bertelagah sesama sendiri demi merebut potongan-potongan kecil harta dunia.…
Fenomena Flexing: Gaya Hidup Mewah yang Menipu Mata Di era media sosial saat ini, kita sering melihat orang mempamerkan kereta mewah, jet peribadi, dan timbunan wang seolah-olah dunia berada di bawah telapak kaki mereka. Namun, video tersebut mengingatkan bahawa tidak semua kesenangan adalah rahmat. Banyak yang terjerat dalam gaya hidup flexing hanya untuk mengejar pengiktirafan…
Investasi Rumah Akhirat Melalui Shalat Sunnah Investasi terbaik bukanlah mengumpulkan aset di dunia yang fana, melainkan membangun rumah di surga melalui amalan-amalan yang telah diajarkan Rasulullah. Salah satu caranya adalah dengan konsisten menjaga shalat sunnah rawatib sebanyak dua belas rakaat dalam sehari semalam dengan penuh keikhlasan. Amalan yang terlihat ringan bagi orang beriman ini memiliki…
• Live Streaming
102.7 MQFM Bandung
Assalamu'alaykum Sahabat MQ, silahkan dapat menyampaikan pertanyaan disini melalui WhatsApp MQFM
Iklan yang tampil di website ini merupakan layanan pihak ketiga melalui Google AdSense yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. MQFM berupaya menghadirkan konten yang sejalan dengan nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan, namun tidak memiliki kendali langsung atas materi iklan yang ditampilkan.