“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang jika disebut nama Allah, gemetarlah hati mereka, dan jika dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah keimanan mereka (karenanya) dan kepada Rabb-lah mereka bertawakal.” (QS al-Anfal [6]: 2)
Bergembira dengan datangannya bulan Ramadhan. Rasulullah saw. selalu memberikan kabar gembira kepada para sahabatnya setiap kali datang bulan Ramadhan: “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).
Ada yang sangat merindukan bertemu dengan bulan suci Ramadhan, yaitu para generasi awal Islam. Mereka berdo’a selama enam bulan sebelum kedatangannya agar mereka dipanjangkan umurnya sehingga bertemu dengan Ramadhan. Saat Ramadhan tiba, mereka sungguh-sungguh meraih kebaikan dan keuataman Ramadhan. Dan ketika mereka berpisah dengan Ramadhan, mereka berdo’a selama enam bulan setelahnya, agar kesungguhannya diterima Allah swt. Kerinduan itu ada pada diri mereka, karena mereka sadar dan paham betul keutamaan dan keistimewaan Ramadhan.
Tak seorangpun bisa pergi ke manapun yang ia mau tanpa persiapan, dan tak seorangpun yang mengundang tamu tanpa mempersiapkan diri untuk menyambutnya. Maka sama halnya dalam menyambut Ramadhan, bulan puasa, seseorang harus mempersiapkan diri.
“Taklukkan hawa nafsumu dan kebijaksanaanmu akan disempurnakan.” (Ali Bin Abi Thalib)
“Ada pertempuran yang terjadi di dalam diri Anda di bulan Ramadhan, dan selama 30 hari Allah memberi Anda kekuatan untuk menang.” (Nouman Ali Khan)
“Keberuntungan bagi seseorang yang memperbaiki dirinya sebelum datangnya Ramadhan.” (Amru bin Qais rahimahullah)
“Tingkatan puasa yang paling rendah hanya meninggalkan minum dan makan saja.” (Ibnu Rojab)
“Memang sulit untuk bersabar, tetapi menyia-nyiakan pahala dari sebuah kesabaran itu jauh lebih buruk.” (Abu Bakar Ash-Shiddiq) “Seringkali kita menyia-nyiakan hari-hari pertama Ramadhan karena kurangnya persiapan; sehingga kita tidak merasakan nilai puasa, keindahan Al-Qur’an, atau kekhusyukan dalam shalat. Dan inilah momen-momen berharga dan unik yang seharusnya tidak pernah diabaikan oleh seorang muslim yang memahaminya.” (Dr. Raghib As-Sirjani)
KUTAMAAN RAMADHAN
- Melaksanakan rukun Islam.
- Allah menurunkan Al-Qur’an di dalam Bulan Ramadhan
- Allah menetapkan Lailatul Qadar pada bulan tersebut
- Diampuni dosa.
“Barangsiapa melakukan puasa Ramadan karena keimanan dan mengharapkan pahala di sisi Allah, niscaya dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni,” (HR Bukhari) - Melaksanakan umrah pada bulan Ramadan, pahalanya sama seperti pahala haji.
“Sesungguhnya umrah di bulan Ramadhan seperti berhaji bersamaku” (HR. Bukhari no. 1863). - Allah membuka pintu-pintu surga, menutup pintu-pintu neraka dan membelenggu setan-setan.
“Ketika masuk bulan Ramadlan maka syaitan-syaitan dibelenggu, pintu-pintu surga dibuka, dan pintu-pintu neraka ditutup,” (HR Bukhari dan Muslim) - Sebaik-baik sedekah adalah sedekah di bulan Ramadhan
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari) - Orang yang menunaikan tarawih bersama imam hingga selesai, dicatat baginya seperti qiyamul lail semalam (penuh).
“Barang siapa salat malam bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya (pahala) salat satu malam (penuh).” (HR.Ahmad) - Puasa di bulan Ramadhan ditambah puasa 6 hari di bulan Syawal senilai puasa setahun
“Barangsiapa yang berpuasa Ramadan, kemudian ia ikuti dengan berpuasa enam hari di bulan syawal. Ia akan mendapat pahala seperti puasa setahun penuh.” (HR Muslim)
TIPS BAHAGIA MENYAMBUT RAMADHAN
Persiapkan Hati
- Yakin akan janji dan jaminan Allah berkaitan dengan ibadah di bulan Ramadhan
- Fokuskan beribadah hanya berharap keridhoan, ampunan dan rahmat Allah
- Penuhi hati dengan rasa syukur, suka cita, kesabaran harap dan takut jika amal tidak diterima Allah
- Evaluasi detail dosa-dosa apa saja yang harus dibersihkan
Persiapan Akal
- Pelajari kembali ilmu fiqh tentang ibadah di bulan Ramadhan
- Pahami tentang keutamaan-keutamaan bulan suci Ramadhan
- Evaluasi pelaksanaan Ramadhan tahun-tahun yang lalu
- Buat apa target amal Ramadhan tahun ini
Persiapan Fisik dan Sarana
- Persiapan fisik.
a. Yakin kan di pikiran bahwa dengan berpuasa fisk akan lebih sehat
b. Buat menu sehat untuk ibadah (sahur dan berbuka)
c. Siapkan suplemen penunjang kesehatan - Atur waktu aktivitas selama Ramadhan
a. Waktu ibadah
b. Waktu kerja
c. Waktu istirahat
d. Waktu olahraga
e. Waktu gali ilmu
f. Waktu silaturahmi
g. Waktu beramal/sosial/sedekah - Anggarkan biaya selama Ramadhan dan Iedul Fitri
a. Anggaran makan minum dan jamuan Ramadhan
b. Anggaran Zakat Infaq Sedekah Wakaf dan Hadiah
c. Anggaran menyambut Iedul Fitri - Siapkan sarana yang terbaik untuk menyambut bulan suci
a. Perlengkapan Shalat dan ibadah lainnya
b. Sarana dan suasana rumah meyambut bulan suci
c. Bergabung dengan lingkungan yang shalih agar istiqamah semangat
DO’A
”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadhan.”
Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan kami ke bulan Ramadhan.”
(HR. Ahmad dan Tabrani)