Larangan Merespons Komunikasi Luar

Mungkin sahabat MQ merasa tidak enak saat ada orang mengucapkan salam namun kita sedang shalat. Namun, fikih mengajarkan bahwa menjawab salam dengan lisan saat shalat akan membatalkan ibadah tersebut. Komunikasi dengan sesama manusia harus dihentikan total demi menjaga kualitas komunikasi dengan Allah yang sedang berlangsung.

Cara Menjawab Salam yang Benar

Bagi sahabat MQ yang ingin tetap memberikan respons tanpa membatalkan shalat, para ulama memberikan keringanan berupa isyarat tangan tanpa mengeluarkan suara. Hal ini pernah dialami oleh para sahabat ketika Rasulullah tetap diam saat diberi salam di tengah shalat. Setelah shalat selesai, barulah beliau menjelaskan alasannya agar kita tidak merasa berdosa.

Meneladani Kedisiplinan Rasulullah

Rasulullah memberikan teladan bahwa dalam ibadah, disiplin terhadap aturan adalah nomor satu. Sahabat MQ tidak perlu ragu untuk tetap diam demi menjaga kesucian shalatnya. Sabda beliau:

إِنَّمَا هِيَ التَّسْبِيحُ وَالتَّكْبِيرُ وَقِرَاءَةُ الْقُرْآنِ

Artinya: “Sesungguhnya shalat itu hanyalah tasbih, takbir, dan membaca Al-Qur’an.” (HR. Muslim).