berdoaa

Sahabat MQ Ketika seseorang sudah yakin kepada Allah, yakin dengan janji, yakin dengan apapun yang dijanjikan oleh Allah maka dibalas dengan  suatu kebaikan. Maka kalau orang yang sudah yakin nanti insyaallah hidupnya akan selalu bahagia, Karena apapun yang Allah berikan pasti yang terbaik. Harapannya adalah satu sebetulnya di antaranya, yaitu kita semakin yakin kepada Allah Subhanahu wa Taala sehingga mudah-mudahan dengan yakin kepada Allah, mudah-mudahan kita semakin taat kepada Allah Subhanahu wa taala dan mudah-mudahan dengan taat kita dianugerahkan oleh Allah istiqomahkan dan mudah-mudahan kita semua wafat husnul khatimah.

Dalam ayat 11 sampai ayat 18 QS. Al-Balad membicarakan perkara dan petaka hari kiamat serta apa yang dialami oleh manusia di hari manusia akan mengalami kesulitan dan kelelahan serta hukuman yang tidak mampu mereka hadapi kecuali dengan iman dan amal saleh. Ibnu Umar mengatakan sehubungan dengan falaqabah maka tidakkah sebaiknya ia menempuh jalan yang mendaki lagi ditafsirkan oleh Ibnu Umar yaitu memasuki jalan yang mendaki lagi lebih sulit yaitu nama sebuah gunung di dalam neraka jahanam. Maka sesungguhnya manusia itu akan menempuh jalan yang sulit lagi mendaki. Jadi, diartikan sesungguhnya manusia itu akan menempuh jalan yang sulit lagi Kemudian pendapat yang kedua yang dimaksud dengan Aqabah adalah menurut Ka’bul Ahbar dalam tafsir Aqabah adalah tingkatan yang tertinggi dari 70 tingkatan di dalam neraka jahanam. 

Di ayat 13, 14 sampai ayat 18, yaitu melepaskan budak dari perbudakan atau memberi makan. Jadi di antaranya ketika kita ingin tidak sampai masuk ke dalam neraka jahanam karena neraka jahanam itu adalah jalan yang mendaki dan sulit maka kita harus melakukan amal-amalam shaleh.

Apa di antara amal salehnya semua?
Diantara amal salehnya adalah Melepaskan budak dari perbudakan atau artinya di sini dalam ayat ini ketika dulu masih ada perbudakannya. Kalau sekarang infak atau memberi makan yang disebutkan. Jadi amalan yang pertama ketika kita ingin masuk surga atau tidak mau masuk ke dalam neraka adalah kita berusaha untuk melepaskan budak dari perbudakan. Kalau sekarang tidak ada, Maka yang kita lakukan adalah memberi makan pada hari kelaparan kepada anak yatim yang ada hubungan kerabat satu orang miskin supaya kita mendapatkan surga.

Ketika kita memiliki harta yang banyak yang masih berlimpah, maka marilah kita keluarkan uang yang kita miliki ini untuk infaq untuk sedekah, untuk orang-orang enggak terbatas. Kalau kita infaq dalam ayat ini, ayat 16 ini inilah yang luar biasa yang bisa mengantarkan kita terhina dari neraka jahanam. Maka marilah kita mengajak kepada diri sendiri untuk punya kepedulian untuk sahabat-sahabat kita yang ada di sini. 

Kemudian di ayat 17, dan dia termasuk orang-orang yang beriman yaitu selain dari sifat yang lagi baik dan suci adalah seorang mukmin yang hatinya mengharapkan pahala. amalnya itu hanya karena Allah saja. Jadi orang-orang yang akan senantiasa mendapatkan lindungan dari Allah dari neraka jahanam dan dimasukkan ke dalam surga adalah sahabat semua dan orang-orang yang iman kepada Allah. Orang-orang yang hatinya memiliki amal shaleh bisa dari infaq, membantu orang lain, serta kebaikan lainnya. Kemudian amalan yang berikutnya adalah orang-orang yang akan senantiasa mendapatkan perlindungan dari Allah. Cukup saling menasehati, saling berpesan untuk kesabaran, Karena untuk taat itu perlu kesabaran. Untuk meninggalkan maksiat itu untuk kesabaran. Maka kita ingatkan keluarga kita, untuk tebarkan kasih sayang kepada orang-orang yang di sekitar kita, terutama orang terdekat kita saja. 

Dalam hadis disebutkan orang-orang yang penyayang akan disayang oleh Allah yang Maha Rahman. Sayangilah orang-orang yang ada di bumi, maka yang di langit Allah dan para malaikatnya akan menyayangimu. Dalam hadis yang lain, Allah tidak menyayangi orang yang tidak menyayangi manusia ketika kita melakukan amal-amal kebaikan itu rasanya berat dan kemudian perlu effort untuk melaksanakannya. Dan mengapa kemudian kadang kala begitu ketika kita jauh dari amal-amal kebaikan rasanya seperti ringan saja dilakukan. apa yang kemudian menyebabkan hal itu bisa terjadi kepada seseorang? ketika seseorang kenapa berat berarti masih belum yakin, Jadi kalau kita misalnya masih berat untuk sedekah berarti kita belum yakin dengan sedekah. Pada dasarnya jika kita sedekah maka Allah berikan pahala yang berlipat ganda.

Dalam Al-Qur’an surah Al Baqarah Ayat 261:
“Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti (orang-orang yang menabur) sebutir biji (benih) yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.”

Artinya sahabat MQ kalau kita betul-betul yakin dengan ayat ini, insyaallah itu tidak akan berat untuk sedekah. Yakin kita sedekah pasti diberikan 10 kali lipat, 100 kali lipat. Jadi, harus dilatih untuk sedekah. 

Allah Subhanahu wa taala itu Maha Pengampun atas semua dosa, sehingga antara amalannya sahabat adalah hijrah. Hijrah ini adalah diartikan dengan dua. Hijrah secara tempat atau hijrah secara maknawiah. Artinya kalau dulu kita misalnya berbuat banyak maksiat dan kita masih ada di lingkungan suka maksiat, maka tinggalkan lingkungan tersebut. Cari tempat yang banyak orang-orang shaleh untuk ibadah yang bagus, Artinya kalau dulu kita berbuat maksiat maka ganti dengan sekarang berbuat kebaikan. Maka yang harus kita lakukan sekarang adalah perbanyak shalat taubat. Kemudiani perbanyak istigfar perbanyak tobat juga perbanyak salat sunah.

Program: Tadabbur Al-Qur’an Surat Al-Balad:11-18 (Bagian 4) – Amalan Amalan Yang mengantarkan Masuk Surga
Narasumber: Ustadz Suherman Ar-Rozi, M.Ag
Penyiar: Herlan Hanif