“Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS al-Insyirah [94]: 5-6).
“Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya.” (HR. Muslim)
“Aku sesuai prasangka hamba-Ku pada-Ku dan Aku bersamanya apabila ia memohon kepada-Ku.” (HR.Muslim).
Ada seorang Ibu yang sedih setiap hari karena memikirkan anak anaknya, yang satu berjualan Cendol dan satu lagi berjualan Bajigur (minuman hangat), jika kemarau Dia sedih memikirkan anaknya yang berjualan Bajigur, dan saat musim hujan Dia sedih memikirkan anaknya yang berjualan Cendol. Saat bertemu seorang bijak, menyampaikan agar apa yang dipikirkannya dibalik, saat hujan bersyukur karena ingat anaknya yang berjualan Bajigur dan saat kemarau bersyukur juga dengan ingat anaknya yang berjualan Cendol. Walhasil Ibu tersebut bersyukur dan berbahagia setiap hari. Inilah manfaat sikap positif dengan merubah sudut pandang. Melihat air dalam gelas terisi setengahnya, “Wah tinggal setengahnya.” (sikap negatif), “Alhamdulilah masih ada setengah lagi.” (sikap positif)
AKIBAT BERSIKAP NEGATIF
Mendatangkan Murka Allah (Spiritual)
Prasangka buruk kepada Allah (su’uzhan billah) adalah bentuk kekufuran terselubung:
“Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Jika ia berprasangka baik, ia dapat kebaikan. Jika buruk, ia dapat keburukan.” (HR. Ahmad).
Allah mencela orang yang putus asa dari rahmat-Nya:
“Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah hanyalah orang-orang kafir.” (QS. Yusuf: 87).
Merusak Amal Ibadah
Pesimis membuat ibadah terasa berat, bahkan hilangnya pahala sabar dan syukur.
Rasulullah ﷺ memperingatkan:“Ketahuilah, dalam jasad ada segumpal daging. Jika ia rusak, rusaklah seluruh jasad. Itulah hati.” (HR. Bukhari).
Memicu Dosa Sosial
Prasangka buruk (su’uzhan bin-nas) dilarang keras:“Waspadalah terhadap prasangka, sebab prasangka adalah ucapan paling dusta.” (HR. Bukhari-Muslim).
Menyebabkan ghibah (menggunjing), namimah (adu domba), dan permusuhan (QS. Al-Hujurat: 12).
Mengundang Bencana & Menutup Pintu Rezeki
Sikap negatif menarik energi buruk. Sabda Nabi ﷺ:
“Jika engkau mengharapkan kebaikan, percayalah pada Allah dengan keyakinan penuh.” (HR. Tirmidzi). Putus asa menghambat ikhtiar dan tawakal, padahal Allah berfirman:
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d: 11).
Menyiksa Diri Sendiri (Psikologis)
Gelisah, stres, dan depresi bersumber dari hati yang tak pernah tenang.
Nabi ﷺ mengajarkan doa: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kecemasan dan kesedihan.” (HR. Bukhari).
Penelitian modern membuktikan: pikiran negatif melemahkan imun tubuh.
Menjerumuskan ke Dalam Jurang Kemaksiatan
Putus asa dari rahmat Allah membuat seseorang mudah terjatuh pada dosa.
Iblis bersumpah: “Aku akan menggoda mereka hingga mereka putus asa dari rahmat-Mu.” (Berdasar QS. Al- Hijr: 39-40).
Orang yang hilang harapan cenderung mencari pelarian haram.
Menyia-nyiakan Hikmah di Balik Ujian Allah menegaskan:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu.” (QS. Al-Baqarah: 216).
Bersikap negatif membuat seseorang buta terhadap hikmah musibah, sehingga gagal meraih pahala sabar.
Konsekuensi Akhirat yang Berat.
Sikap pesimis bertentangan dengan syukur dan sabar, dua kunci surga.
MANFAAT BERPIKIR DAN BERSIKAP POSITIF
1. SPIRITUAL
- Prasangka baik terhadap Allah
- Hidup lebih bermakna. Hidup jelas dan terarah
- Banyak bersyukur dalam setiap keadaan
- Semangat beribadah
2. MENTAL
- Lebih kokoh dalam kesabaran
- Mampu mengelola stress dengan baik
- Bersikap tenang saat masalah menghadang.Sikap solutif jika ada masalahLebih percaya diri
- Menikmati setiap episode hidup
3. SOSIAL
- Lapang dada dengan kekurangan orang lain
- Berlimpah teman, saudara dan sahabat
- Lebih santun dalam bersosial
- Keluarga lebih harmonis
4. PROFESIONAL
- Prestasi mudah diraih
5. FISIK
- Tubuh lebih sehat bugar dan kuat
TIPS BERPIKIR DAN BERSIKAP POSITIF
- Yakinkan bahwa Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang
- Menyadari bahwa semua ada dalam kekuasaan Allah
- Sadari manfaat besar dari sikap positif
- Kokohkan tekad untuk hidup bersikap positif
- Selalu siap dengan apa yang akan terjadi, baik sesuai harapan maupun yang tidak sesuai harapan
- Berupaya agar menerima kenyataan yang ada (ridho)
- Hindari sikap mempersulit diri (keluh kesah, mudah tersinggung, marah, dendam)
- Terbiasa berkata yang positif (saya insyaAllah mampu, kuat, sehat dll)
- Hindari kata-kata negatif (susah, malas, tidak bisa, saya tidak mampu, dll)
- Tulis apa yang harus disyukuri hari ini
- Tumbuhkan optimisme dalam keseharian
- Baca kisah-kisah orang yang berpikir positif
- Cari lingkungan orang-orang yang terbiasa berpikir positif
- Gunakan sikap tubuh positif (senyum, berpakaian yang pas suasana dll)
- Berolahraga rutin
- Mohon pertolongan Allah agar berpikir dan bersikap positif dalam hidup
- Memohon pertolongan Allah untuk mendapatkan hikmah dalam setiap kejadian
- Perbanyak dzikir dan sedekah
- Menghadiahi diri saat mampu berpikir dan bersikap positif
Program: Inspirasi Pagi – Manajemen Keluarga
Narasumber: H. Abdurrahman Yuri • A Deda
Penyiar: Rizqi Alfaris