Keindahan Fisik yang Tak Pernah Pudar Penduduk surga digambarkan memiliki fisik yang sempurna, awet muda, dan tidak pernah mengalami penuaan. Di sana tidak ada lagi uban, keriput, atau rasa lelah, karena setiap penghuninya akan tetap berada di usia puncak kekuatan mereka selamanya. Kecantikan dan ketampanan…
Ibadah puasa Ramadan sering kali dipandang hanya sebagai ritual menahan lapar dan dahaga dari fajar hingga terbenam matahari. Namun, esensi sejati dari ibadah ini jauh lebih dalam daripada sekadar mengosongkan perut. Berdasarkan kajian dalam video tersebut, terdapat kaitan erat antara iman, saum, dan pencapaian derajat…
Manifestasi Akhlak Mulia dalam Kehidupan Sosial Ciri yang paling tampak dari keberhasilan seseorang dalam menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup adalah perubahan karakter yang nyata. KH. Hery Saparjan menekankan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar teks untuk dihafal, melainkan panduan perilaku yang seharusnya mengubah pribadi yang kasar menjadi…
Menemukan Kedamaian di Tengah Arus Kegelisahan Kegelisahan batin atau rasa galau sering kali menyapa siapa saja yang sedang kehilangan arah dalam dinamika kehidupan yang serba cepat. KH. Hery Saparjan menjelaskan bahwa perasaan tidak tenang ini biasanya berakar dari hati yang kering akan siraman wahyu, sehingga…
Intensitas Waktu dan Kerinduan yang Mendalam Indikator pertama kedekatan seorang hamba dengan Al-Qur’an dapat diukur dari seberapa besar ruang yang ia berikan dalam jadwal harian bagi Kitabullah. KH. Hery Saparjan menekankan bahwa orang yang benar-benar dekat tidak akan membiarkan satu hari pun berlalu tanpa menyentuh…
Melampaui Lisan Menuju Kedalaman Hati Interaksi seorang Muslim dengan Al-Qur’an tidak boleh hanya berhenti pada kegiatan fisik atau sekadar menggerakkan lidah. KH. Hery Saparjan menjelaskan bahwa terdapat delapan tingkatan interaksi yang harus dilalui oleh setiap hamba untuk mencapai kedamaian yang hakiki, mulai dari membaca hingga…
Urgensi Memperbaiki Makhrajul Huruf Demi Kemurnian Wahyu Membaca Al-Qur’an bukan sekadar aktivitas melafalkan teks Arab, melainkan sebuah bentuk ibadah yang sangat terikat dengan aturan wahyu. KH. Hery Saparjan menekankan bahwa Al-Qur’an diturunkan dengan kaidah bunyi yang spesifik, sehingga setiap Muslim memiliki tanggung jawab moral untuk…
Al-Qur’an sebagai Syifa bagi Hati yang Terluka Di era modern yang penuh dengan tuntutan dan tekanan mental, banyak manusia mencari pelarian pada hal-hal duniawi yang bersifat semu. Namun, kegelisahan sering kali tetap membayangi karena penawar yang dicari tidak menyentuh akar permasalahan batin. Ustaz Heri Saparjan…
Urgensi Literasi Al-Qur’an di Tengah Krisis Identitas Data yang menunjukkan bahwa sekitar 72,24% masyarakat muslim di Indonesia belum mampu membaca Al-Qur’an dengan benar merupakan sebuah tamparan keras bagi kita semua. Sebagai bangsa dengan penduduk muslim terbesar, kenyataan ini mencerminkan adanya jarak yang lebar antara identitas…
Melampaui Batas Bacaan Menuju Pemahaman Hakiki Banyak dari kita yang masih terjebak pada pemahaman bahwa berinteraksi dengan Al-Qur’an hanyalah sebatas mengejar target khatam atau memperindah lantunan suara. Padahal, fungsi utama diturunkannya mukjizat terbesar ini adalah untuk menjadi Syifa atau obat yang menyembuhkan berbagai penyakit batin…
• Live Streaming
102.7 MQFM Bandung
Assalamu'alaykum Sahabat MQ, silahkan dapat menyampaikan pertanyaan disini melalui WhatsApp MQFM
Iklan yang tampil di website ini merupakan layanan pihak ketiga melalui Google AdSense yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. MQFM berupaya menghadirkan konten yang sejalan dengan nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan, namun tidak memiliki kendali langsung atas materi iklan yang ditampilkan.