Mengapa Satu Kata Bisa Menghancurkan Hidup? Pernahkah Anda merasa hidup penuh masalah meskipun sudah bekerja keras? Bisa jadi, penyebab utamanya bukan kurangnya usaha, melainkan lisan yang tidak terjaga! Satu kalimat pendek yang keluar tanpa dipikirkan bisa menjadi tiket menuju jurang kehancuran. Jangan biarkan masa depan Anda hancur hanya karena gagal mengendalikan lidah dalam hitungan detik!…
Mengubah Ketakutan Menjadi Keyakinan pada Sang Pemberi Rezeki Masa transisi seperti pensiun atau perubahan fase hidup sering kali menimbulkan kecemasan mendalam mengenai jaminan hidup dan masa depan ekonomi keluarga. Sahabat MQ mungkin pernah merasa khawatir apakah tabungan yang ada cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari atau bagaimana cara menjaga standar hidup tanpa gaji bulanan yang tetap.…
Analogi Kertas yang Teremas: Dampak Nyata Amarah Amarah yang meledak-ledak sering kali menjadi bumerang yang menghancurkan hubungan baik dalam sekejap saja. Sahabat MQ mungkin pernah menyaksikan atau merasakan sendiri bagaimana satu kalimat kasar yang diucapkan saat emosi memuncak bisa merusak kepercayaan yang telah dibangun bertahun-tahun. KH. Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym sering memberikan peragaan yang…
Melepaskan Pamrih dalam Berinteraksi Berharap terlalu banyak pada apresiasi atau balasan dari sesama manusia sering kali hanya mendatangkan kekecewaan dan rasa lelah yang tidak berkesudahan di dalam batin. Sahabat MQ mungkin pernah merasa jengkel ketika kebaikan yang telah diberikan tidak dibalas dengan hal serupa, atau bahkan justru dibalas dengan sikap yang tidak menyenangkan. KH. Abdullah…
Membalikkan Fokus dari Diri Sendiri ke Sesama Ego manusia sering kali menjadi pusat dari segala keinginan, menuntut agar semua perhatian dan perlakuan istimewa tertuju pada diri sendiri tanpa mempedulikan perasaan orang di sekitar. Sahabat MQ mungkin pernah merasa kesal saat keinginan tidak terpenuhi, namun jarang merenungkan apakah kita sudah memberikan hal yang sama kepada orang…
Bahaya Laten Sifat Merasa Lebih Tinggi Tanpa disadari, terkadang muncul perasaan halus di dalam batin bahwa diri ini lebih baik, lebih berilmu, atau lebih suci dibandingkan orang lain. Perasaan seperti ini sering kali menyelinap saat Sahabat MQ melihat kekurangan pada sesama, sehingga muncul dorongan untuk menilai rendah martabat mereka. KH. Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym…
Akar Kerusakan Hubungan yang Jarang Disadari Menjalin silaturahim bukan sekadar tentang pertemuan fisik, berkumpul di meja makan, atau sekadar berjabat tangan saat hari raya. Sering kali, Sahabat MQ mungkin merasakan hubungan dengan sesama tetap terasa hambar, kaku, atau bahkan penuh kepalsuan meskipun frekuensi pertemuan cukup tinggi. Dalam sebuah kajian yang menyejukkan, KH. Abdullah Gymnastiar atau…
Waktu-Waktu Mustajab Antara Adzan dan Iqamah Setelah salam dalam sholat, janganlah terburu-buru beranjak pergi. Ustadz Hendra mengingatkan bahwa waktu setelah sholat adalah salah satu waktu terbaik untuk memanjatkan doa. Dzikir dan wirid setelah sholat berfungsi sebagai pelengkap kekurangan dalam sholat kita sekaligus penguat jiwa sebelum kembali menghadapi kerasnya dunia luar. Artikel ini memberikan panduan praktis…
Keutamaan 27 Derajat, Bukan Sekadar Angka Sholat berjamaah bagi laki-laki bukan sekadar anjuran, melainkan sebuah penekanan kuat dalam fikih ibadah. Ustadz Hendra Wiracandra menggarisbawahi bahwa masjid adalah pusat energi umat Islam. Dengan melangkahkan kaki ke masjid, setiap langkahnya menghapus dosa dan menaikkan derajat seorang hamba. Artikel ini mengajak para pria muslim untuk kembali meramaikan shaf…
Syarat Sah Sholat Jamak dan Qashar Agama Islam adalah agama yang memudahkan hamba-Nya, termasuk dalam urusan sholat saat bepergian (safar). Ustadz Hendra menekankan bahwa banyak orang yang meninggalkan sholat karena alasan macet atau tidak ada tempat berhenti, padahal ada rukhsah (keringanan) yang bisa diambil. Memahami fikih jamak dan qashar adalah solusi agar kewajiban lima waktu…
• Live Streaming
102.7 MQFM Bandung
Assalamu'alaykum Sahabat MQ, silahkan dapat menyampaikan pertanyaan disini melalui WhatsApp MQFM
Iklan yang tampil di website ini merupakan layanan pihak ketiga melalui Google AdSense yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. MQFM berupaya menghadirkan konten yang sejalan dengan nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan, namun tidak memiliki kendali langsung atas materi iklan yang ditampilkan.