Adakah Amal 500 Tahun Cukup Untuk ‘Membeli’ Syurga? Ada kisah seorang hamba yang beribadah selama 500 tahun tanpa melakukan dosa, namun apabila ditimbang, seluruh amalnya masih tidak mampu menandingi nikmat sebelah mata yang diberikan Allah di dunia. Ini mengajar kita bahawa masuknya kita ke syurga bukan semata-mata kerana ‘harga’ amal kita, tetapi kerana luasnya rahmat…
Pasrah Bukan Berarti Menyerah Tanpa Usaha Banyak orang salah kaprah mengartikan tawakal atau pasrah kepada takdir. Dalam kajian Al-Hikam ini, dijelaskan bahwa tawakal yang benar adalah melakukan ikhtiar semaksimal mungkin, namun menyerahkan hasil akhirnya secara total kepada kebijakan Allah. Dengan sikap ini, seseorang tidak akan stres saat menghadapi kegagalan dan tidak akan sombong saat meraih…
Intelektual Quotient vs Spiritual Quotient di Akhir Zaman Di era informasi yang serba cepat ini, kita menyaksikan fenomena yang cukup mencengangkan: banyak individu dengan tingkat pendidikan tinggi dan kecerdasan intelektual yang mumpuni justru terjebak dalam pemikiran yang menyimpang dari syariat. Ternyata, kepintaran akal saja tidak cukup untuk menjadi perisai dari fitnah akhir zaman. Iblis dan…
Kesalahan Fatal: Membaca Doa Shalat di Dalam Hati Banyak orang mengeluh sulit khusyuk dan sering melamun saat shalat. Padahal, bisa jadi masalahnya bukan pada niat, melainkan pada teknik membaca yang salah. Dalam kajian Inspirasi Malam, Ustadz Sapria Muhammad mengungkapkan sebuah rahasia besar: shalat yang dilakukan dengan membaca doa hanya di dalam hati (batin) adalah pintu…
Solat Sebagai Penghapus Kesalahan Secara Automatik Bayangkan ada sebatang sungai yang sangat jernih di depan rumah anda dan anda mandi di dalamnya lima kali sehari. Adakah akan ada kotoran yang tersisa? Begitulah perumpamaan solat lima waktu yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Solat bukan sekadar kewajipan, ia adalah agen pembersih dosa yang sangat berkesan sebelum kita…
Menemukan Jalan Pulang Kepada Sang Pencipta Perjalanan menuju Allah seringkali dianggap sulit dan berliku, padahal Kitab Al-Hikam menawarkan jalan pintas melalui penataan hati yang benar. KH. Abdullah Gymnastiar menjelaskan bahwa Allah itu sangat dekat, namun “hijab” atau penghalang dalam diri kitalah yang membuatnya terasa jauh. Menghancurkan ego dan rasa bangga pada diri sendiri adalah cara…
Makna Mendalam Empat Kisah dalam Al-Kahfi Mengapa Rasulullah SAW secara spesifik memerintahkan umatnya untuk akrab dengan Surah Al-Kahfi di akhir zaman? Pertanyaan ini sering kali muncul di benak kita. Ternyata, surah ini bukan sekadar bacaan rutin setiap hari Jumat, melainkan sebuah “manual keselamatan” yang dirancang khusus untuk menghadapi fitnah Dajjal. Di dalam deretan ayatnya, terkandung…
Perbedaan Tipis Antara Malas dan Meremehkan (Istighfaf) Seringkali kita menganggap remeh urusan shalat, namun tahukah Anda bahwa ada garis tipis yang memisahkan antara status “Muslim pendosa” dengan “Keluar dari Islam” (Murtad)? Dalam kajian Inspirasi Malam, Ustadz Sapria Muhammad memberikan peringatan keras mengenai cara kita memandang kewajiban ibadah ini. Ternyata, bukan hanya meninggalkan shalat yang berbahaya,…
Hakikat Mizan: Bukan Sekadar Angka Tetapi Realiti Ramai menyangka timbangan amal hanyalah simbolik. Namun, mengikut akidah Ahlussunnah Wal Jamaah, Mizan adalah alat timbangan hakiki yang mempunyai dua daun timbangan dan lisan (jarum). Apa yang menarik, para ulama menjelaskan bahawa yang ditimbang bukan sahaja buku catatan, tetapi juga amal itu sendiri dan anggota tubuh si pelaku!…
Kekuatan Tersembunyi di Balik Niat Tulus Ikhlas adalah kunci utama yang dibahas secara mendalam dalam kajian Kitab Al-Hikam oleh KH. Imam Ghozali Sai’id. Orang yang benar-benar ikhlas tidak akan pernah merasa kecewa jika usahanya tidak dihargai oleh manusia, karena tujuan utamanya hanyalah penilaian Allah semata. Inilah yang membuat mental seorang mukmin menjadi sangat kuat dan…
• Live Streaming
102.7 MQFM Bandung
Assalamu'alaykum Sahabat MQ, silahkan dapat menyampaikan pertanyaan disini melalui WhatsApp MQFM
Iklan yang tampil di website ini merupakan layanan pihak ketiga melalui Google AdSense yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. MQFM berupaya menghadirkan konten yang sejalan dengan nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan, namun tidak memiliki kendali langsung atas materi iklan yang ditampilkan.