Memutus Rantai Keyakinan Keliru Tentang Bulan “Panas”
Masih ada sebagian masyarakat yang merasa ragu untuk menggelar akad nikah di bulan Syawal karena pengaruh adat atau mitos turun-temurun. Ustadz Zulkarnain mengingatkan bahwa ketakutan akan kesialan (thiyarah) adalah hal yang harus dihindari oleh setiap muslim. Islam mengajarkan bahwa keberuntungan dan keberkahan datang dari ketaatan kita kepada sunnah Nabi, bukan dari fenomena alam atau perilaku binatang.
Keutamaan Mencontoh Pernikahan Rasulullah dan Ibunda Aisyah
Ibunda Aisyah RA sendiri merasa bangga dan sangat menganjurkan para wanita untuk menikah di bulan Syawal. Hal ini dikarenakan beliau merasakan langsung indahnya membangun rumah tangga bersama Rasulullah yang dimulai pada bulan ini. Dengan meniatkan pernikahan untuk menghidupkan sunnah, Allah akan membuka pintu-pintu kemudahan yang tidak disangka-sangka bagi pasangan tersebut.
Melanjutkan Kebaikan Ramadan dalam Rumah Tangga Pernikahan yang dimulai di bulan Syawal diharapkan membawa semangat konsistensi (istiqamah) dari ibadah Ramadan. Jika selama Ramadan kita terbiasa sabar dan menjaga lisan, maka sifat-sifat mulia tersebut harus langsung dipraktikkan dalam menghadapi pasangan. Syawal bukan akhir dari ibadah, melainkan awal dari “ibadah terpanjang” sepanjang hayat.
Investasi Akhirat Melalui Ikatan Suci di Waktu Mulia
Pernikahan adalah ibadah terpanjang, dan memulainya di waktu yang disunnahkan adalah bentuk investasi spiritual. Ketika sebuah hubungan dibangun di atas landasan iman dan mengikuti petunjuk Nabi, maka keberkahan akan mengalir dalam setiap aktivitas rumah tangga. Jangan ragu untuk melangkah di bulan Syawal, karena Allah menjanjikan kecukupan bagi mereka yang menikah untuk menjaga kehormatan dirinya.
Islam melarang keras umatnya merasa sial karena waktu atau tanda-tanda tertentu. Rasulullah SAW bersabda:
الطِّيَرَةُ شِرْكٌ ، الطِّيَرَةُ شِرْكٌ
Artinya: “Beranggapan sial (thiyarah) adalah kesyirikan, beranggapan sial adalah kesyirikan.” (HR. Abu Dawud).
• Live Streaming
102.7 MQFM Bandung
Assalamu'alaykum Sahabat MQ, silahkan dapat menyampaikan pertanyaan disini melalui WhatsApp MQFM
Iklan yang tampil di website ini merupakan layanan pihak ketiga melalui Google AdSense yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. MQFM berupaya menghadirkan konten yang sejalan dengan nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan, namun tidak memiliki kendali langsung atas materi iklan yang ditampilkan.