angkot pintar

Menilik Efektivitas Operasional Angkot Pintar Kota Bandung

MQFMNETWORK.COM | BANDUNG – Sahabat MQ, transformasi angkutan kota atau angkot di Kota Bandung direncanakan akan segera dimulai pada awal Oktober 2025. Perubahan sistem transportasi publik yang digadang-gadang akan melahirkan “angkot pintar” ini akan menghadirkan unit serta trayek baru.
Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Koperasi Jasa Angkutan Umum Bandung Tertib Baru (KOBANTER BARU) Jawa Barat, yang menjelaskan bahwa peluncuran angkot pintar hasil kerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung akan dilakukan pada 1 Oktober 2025 mendatang.

Inovasi ini menjadi langkah baru Pemerintah Kota Bandung dalam meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna transportasi umum. Angkot pintar pada dasarnya merupakan angkot eksisting yang telah beroperasi, namun akan menjalani proses peremajaan dan rebranding. Beberapa peningkatan fasilitas juga akan dilakukan, seperti penambahan pendingin udara (AC), akses WiFi gratis, serta sistem pelacakan GPS.

Selain itu, angkot pintar juga akan menerapkan sistem pembayaran non-tunai (cashless), menggunakan uang elektronik atau QRIS, seperti layanan Bus Metro Jabar Trans (MJT).
Seluruh biaya operasional angkot pintar ini akan ditanggung oleh pemerintah daerah. Kedepannya, angkot pintar tidak akan berhenti di sembarang tempat. Untuk tahap awal, trayek yang disiapkan meliputi Simpang Kiaracondong – Soekarno Hatta – Jalan ABC, dengan total 22 unit armada, termasuk satu unit cadangan.

Menurut Ir. M. Isnaeni, MT, rencana transformasi ini merupakan upaya Pemerintah Kota Bandung dalam memperbarui moda transportasi yang telah beroperasi sejak masa Orde Baru dan nyaris tidak mengalami perubahan signifikan hingga saat ini.
Namun, diakui pula bahwa terdapat sejumlah tantangan, terutama dalam hal waktu tempuh dan tarif yang harus mampu bersaing dengan moda transportasi lain.
Untuk memastikan layanan ini diminati masyarakat, pemerintah mendorong adanya program hibah dan kolaborasi dari berbagai pihak.

Dari sisi operasional, Wali Kota Bandung bersama Dinas Perhubungan berencana untuk mengoptimalkan driver assisting sebagai pengemudi angkot pintar.
Sementara itu, evaluasi dan monitoring penerapan angkot pintar akan dilakukan secara bertahap, agar risiko di lapangan dapat diminimalkan.

Harapannya, angkot pintar dapat segera beroperasi bersamaan dengan Peluncuran PRT (Personal Rapid Transit) dan sistem integrasi perpindahan yang tengah disiapkan.
Langkah ini diharapkan mampu mentransformasi angkot konvensional menjadi moda transportasi yang lebih modern, efisien, dan terintegrasi dengan teknologi, baik dari sisi waktu, tarif, maupun kenyamanan, sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Bandung ke depannya.

Program : Sudut Pandang – Inspirasi Pagi
Narasumber : Ir. M. Isnaeni, MT 
Penyiar : Muhammad Huda – Muhamad Dava