MQFMNETWORK.COM | GAZA — Di tengah suasana duka yang masih menyelimuti Jalur Gaza pascapernyataan gencatan senjata, DT Peduli bergerak cepat menyalurkan program kemanusiaan tahunan Sedekah Daging di Hari Raya Qurban 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Program ini hadir dalam bentuk pembagian daging sapi segar guna memenuhi kebutuhan nutrisi hewani bagi ribuan keluarga pengungsi.
Berbeda dengan masa sebelum perang tahun 2023 yang masih memungkinkan distribusi hewan ternak lokal, tahun ini DT Peduli fokus mendatangkan pasokan daging dari luar Gaza. Langkah ini diambil menyusul lumpuhnya sektor peternakan lokal akibat gempuran konflik yang berkepanjangan.
Tim kemanusiaan DT Peduli memusatkan lokasi pembagian di sekitar Masjid Daarut Tauhiid, Deir Balah. Lokasi strategis ini memudahkan akses bagi para pengungsi yang tersebar di berbagai kamp penampungan darurat. Sejak selesai menunaikan Shalat Ied, para kepala keluarga mulai berdatangan secara tertib dengan membawa kupon undangan untuk menjemput paket pangan tersebut.
DT Peduli berhasil mendistribusikan total 2.050 kilogram daging sapi segar. Jumlah tersebut mencukupi kebutuhan pangan bagi 1.050 keluarga atau menjangkau lebih dari 6.000 jiwa penerima manfaat selama dua hari masa pembagian.
Untuk menyiasati blokade ketat, tim DT Peduli melakukan proses penyembelihan, pemotongan, hingga pengemasan vakum steril di Mesir sesuai dengan standar syariat qurban. Selanjutnya, paket logistik ini diangkut melalui jalur darat pintu gerbang Rafah yang dibuka secara terbatas, sebelum akhirnya dicacah kembali oleh relawan lokal di Gaza untuk dibagikan secara adil berbasis sistem kupon.
Syaikh Ismail Al-Fayyad, Pengurus Masjid DT Gaza yang merupakan warga setempat sekaligus perwakilan DT Peduli, menyampaikan bahwa program ini menjadi oase di tengah keterbatasan fasilitas hidup, air bersih, dan listrik yang melanda kamp pengungsian.
“Alhamdulillah, logistik pangan ini berhasil masuk ke Jalur Gaza dan segera kami bagikan kepada keluarga prasejahtera untuk menghadirkan sukacita di hari Iduladha. Inisiatif kemanusiaan ini memberikan manfaat nyata bagi 1.050 keluarga selama dua hari masa distribusi,” ujarnya.
Keberhasilan program jembatan kebaikan ini tidak lepas dari kedermawanan para donatur di Indonesia, mulai dari pekerja harian, ibu rumah tangga, hingga pelajar, yang menggalang kepedulian secara kolektif lewat platform digital DT Peduli.
Seorang ibu pengungsi yang ditemui tim di lokasi mengaku menangis haru karena untuk pertama kalinya setelah tiga tahun, anak-anaknya bisa makan sup daging sapi hangat di hari Iduladha. Program ini bukan hanya memberi makan perut, tetapi juga memberi makan jiwa bahwa mereka tidak dilupakan.
“Terima kasih atas dukungan dan kontribusi dari saudara-saudara kami di Yayasan Daarut Tauhiid Peduli. Semoga Allah memberikan balasan terbaik, melimpahkan pahala, serta mengalirkan keberkahan untuk masyarakat Indonesia,” tutur Syaikh Ismail penuh haru. DT Peduli berharap agar keberkahan Idul Qurban 1447 H ini dapat terus menggerakkan lebih banyak kebaikan, sampai suatu saat nanti, daging kurban bisa kembali dinikmati di Gaza tanpa harus ditemani oleh dentuman bom dan isak tangis perang. (Indra/Agus ID)
• Live Streaming
102.7 MQFM Bandung
Assalamu'alaykum Sahabat MQ, silahkan dapat menyampaikan pertanyaan disini melalui WhatsApp MQFM
Iklan yang tampil di website ini merupakan layanan pihak ketiga melalui Google AdSense yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. MQFM berupaya menghadirkan konten yang sejalan dengan nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan, namun tidak memiliki kendali langsung atas materi iklan yang ditampilkan.