Al-Qur'an

Jin memiliki perasaan dengki dengan manusia. Dikatakan oleh para ulama kebencian iblis kepada Adam itu lebih kecil dibandingkan kepada anak cucunya, jadi untuk kebencian iblis itu lebih besar kepada anak cucunya, jadi kenapa iblis betul-betul benci  kepada manusia? karena Allah telah menciptakan kita menjadi makhluk yang paling mulia di antara makhluk-makhluk yang lain jika kita uraikan diantara di malaikat kemudian manusia tumbuhan hewan.

 Jelas manusia ini manusia yang paling mulia bahkan di antara makhluk-makhluk yang Allah berikan akal seperti ada jin malaikat gitu apalagi makhluk yang Allah berikan kewajiban beribadah seperti manusia maka iblis ini sangat iri kepada manusia. Di antara golongan manusia yang termasuk golongan yang paling mulia  yaitu golongan umat Baginda nabi Muhammad Saw.

Risalah Qur’an Surat Al-Kahfi 50  “Apakah Jin Menikah Dan Punya Keturunan”

وَاِذْ قُلْنَا لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ كَانَ مِنَ الْجِنِّ فَفَسَقَ عَنْ اَمْرِ رَبِّهٖۗ اَفَتَتَّخِذُوْنَهٗ

وَذُرِّيَّتَهٗٓ اَوْلِيَاۤءَ مِنْ دُوْنِيْ وَهُمْ لَكُمْ عَدُوٌّۗ بِئْسَ لِلظّٰلِمِيْنَ بَدَلًا

wa idz qulnâ lil-malâ’ikatisjudû li’âdama fa sajadû illâ iblîs, kâna minal-jinni fa fasaqa ‘an amri rabbih, a fa tattakhidzûnahû wa dzurriyyatahû auliyâ’a min dûnî wa hum lakum ‘aduww, bi’sa lidh-dhâlimîna badalâ

(Ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam!” Mereka pun sujud, tetapi Iblis (enggan). Dia termasuk (golongan) jin, kemudian dia mendurhakai perintah Tuhannya. Pantaskah kamu menjadikan dia dan keturunannya sebagai penolong selain Aku, padahal mereka adalah musuhmu? Dia (Iblis) seburuk-buruk pengganti (Allah) bagi orang-orang zalim. (Qs. Al-Kahfi:50)

Dalam literatur Islam, terdapat keyakinan bahwa jin dapat menikah dan memiliki keturunan. Meskipun informasi ini tidak secara eksplisit tercantum dalam Al-Qur’an, banyak ulama dan hadis yang membahas tentang kehidupan sosial jin.

  1. Interaksi Antara Jin: Jin dapat berinteraksi satu sama lain, termasuk dalam hal pernikahan. Ini menunjukkan bahwa mereka memiliki kehidupan sosial yang mirip dengan manusia, meskipun berada dalam dimensi yang berbeda.
  2. Keturunan Jin: Keturunan dari jin ini dipercaya ada dan dapat berpengaruh terhadap manusia. Beberapa tradisi menyebutkan bahwa keturunan jin dapat terlibat dalam berbagai aspek kehidupan manusia, baik positif maupun negatif.

Iblis  menolak perintah Allah, kemudian digambarkan sebagai musuh manusia. Dalam ayat tersebut, Allah memperingatkan manusia agar tidak menjadikan Iblis dan keturunannya sebagai pelindung atau penolong, karena mereka adalah musuh yang nyata. Ini menegaskan pentingnya menjaga hubungan yang benar dengan Allah dan tidak terpengaruh oleh godaan Iblis.

Sebagian di antara manusia kelompok golongan menjadikan pemimpin yang menjadikan persembahannya adalah dari golongan setan dan disadari atau tidak disadari sebagaimana firman Allah Quran surat Al-Baqarah ayat 257 terkait pemimpin yang amanah bagi orang-orang yang beriman dari kegelapan hingga masuknya cahaya (iman).

Apakah Jin, Iblis dan Setan itu sama?

Iblis itu nama makhluk, jin itu jenis makhluk, setan itu sifat makhluk. Iblis termasuk golongan jin, Setan itu sifat yang bisa melekat pada  jin dan manusia

Narasumber : Ustadz Sufyan Fadhlurrafie, S.Pd., M.Pd
Program : Inspirasi Sore – Risalah Al Quran