Menyadari Pentingnya Istirahat bagi Jiwa dan Raga Kelelahan fisik akibat kurang tidur yang berkepanjangan sering kali menjadi pemicu utama ledakan emosi yang sulit dikendalikan bagi para ibu menyusui. Sahabat MQ perlu bijak dalam mengatur waktu dan tidak ragu untuk meminta bantuan orang di sekitar saat merasa sudah mencapai batas kemampuan fisik maupun mental. Menjaga kewarasan…
Membangun Fondasi Mental Anak Sejak Dini Sentuhan kulit ke kulit serta tatapan mata yang hangat saat menyusui dengan hati yang tulus memberikan rasa aman yang mendalam bagi jiwa bayi. Sahabat MQ sedang membangun sebuah “bank emosi” yang positif dalam diri anak, yang nantinya akan sangat berpengaruh pada tingkat kepercayaan diri mereka saat tumbuh dewasa. Kedekatan…
Memahami Bahwa Menyusui Adalah Proses Belajar Bersama Banyak ibu merasa gagal ketika bayi menangis terus atau puting terasa lecet di awal masa menyusui. Sahabat MQ perlu menyadari bahwa menyusui bukanlah kemampuan instan, melainkan proses belajar antara ibu dan bayi yang membutuhkan waktu serta kesabaran. Perasaan gagal ini sering kali muncul karena kita berekspektasi semuanya akan…
Menghubungkan Ikatan Batin dengan Produksi ASI Proses menyusui bukan sekadar memberikan asupan nutrisi fisik bagi sang buah hati, melainkan sebuah dialog rasa antara ibu dan anak yang sangat mendalam. Sahabat MQ perlu menyadari bahwa kondisi psikologis seorang ibu sangat memengaruhi kerja hormon oksitosin yang berperan penting dalam pengeluaran ASI. Ketika hati merasa tenang, nyaman, dan…
Langkah Pertama: Perbaiki Niat dan Gaya Hidup Kesembuhan dimulai dari keyakinan bahwa Allah adalah Sang Penyembuh. Dr. Asep mengajak penderita lambung untuk kembali ke gaya hidup sederhana. Menghindari begadang dan tidur setelah subuh adalah hal krusial karena berkaitan dengan metabolisme tubuh dan produksi hormon pencernaan. Olahraga Ringan Setelah Makan: Bolehkah? Nabi sering berjalan kaki ringan…
Bukan Sekadar Halal, Tapi Harus Thayyib Dr. Asep Hermana menyoroti pentingnya kualitas makanan (Thayyib) bagi kesehatan lambung. Makanan olahan tinggi kimia dan pengawet sangat merusak flora normal usus. Nabi lebih memilih makanan utuh (whole food) yang bersumber langsung dari alam tanpa banyak proses pengolahan. Allah berfirman dalam QS. Al-Maidah: 88 وَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا…
Posisi Duduk dan Makan yang Benar untuk Pencernaan Dr. Asep Hermana menjelaskan bahwa posisi duduk saat makan ala Nabi (seperti duduk iftirasy atau menekuk satu lutut) secara anatomis membantu menekan lambung agar tidak terlalu melebar. Hal ini mencegah masuknya gas berlebih yang menyebabkan rasa begah dan kembung setelah makan. Air Putih: Kapan Waktu Terbaik Meminumnya?…
Mitos vs Fakta, Apa Penyebab Utama Luka Lambung? Selama ini kita mengira maag hanya karena perut kosong. Namun, Dr. Asep menegaskan bahwa jenis makanan dan tingkat stres jauh lebih berpengaruh. Makanan yang bersifat iritatif seperti pedas dan asam yang dikonsumsi saat emosi tidak stabil adalah kombinasi maut yang merusak dinding lambung dengan cepat. Mengatur Jam…
Metode 1/3 yang Menyelamatkan Sistem Pencernaan Dalam kajian MQ Pagi, Dr. Asep Hermana menekankan pentingnya pembagian ruang lambung secara proporsional. Beliau memaparkan secara medis bahwa pengosongan lambung akan lebih optimal jika kita menyisakan ruang bagi udara. Hal ini sejalan dengan prinsip kedokteran modern yang mencegah terjadinya distensi lambung yang menyakitkan. Bahaya Makan Berlebihan bagi Katup…
Keajaiban Pola Makan Nabi yang Jarang Diketahui Banyak orang menderita GERD dan maag kronis namun hanya bergantung pada obat-obatan medis. Padahal, Dr. dr. H. Asep Hermana mengungkapkan bahwa kunci kesembuhan terletak pada mengikuti ritme biologis yang telah diajarkan Nabi Muhammad SAW. Dengan mengatur waktu makan dan jenis asupan, lambung tidak akan memproduksi asam secara berlebih.…
• Live Streaming
102.7 MQFM Bandung
Assalamu'alaykum Sahabat MQ, silahkan dapat menyampaikan pertanyaan disini melalui WhatsApp MQFM
Iklan yang tampil di website ini merupakan layanan pihak ketiga melalui Google AdSense yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. MQFM berupaya menghadirkan konten yang sejalan dengan nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan, namun tidak memiliki kendali langsung atas materi iklan yang ditampilkan.