Banyak dari kita baru sibuk bersiap saat Ramadan tinggal menghitung hari. Namun, tahukah Anda bahwa para sahabat Nabi SAW sudah memanjatkan doa dan menyiapkan hati sejak 6 bulan sebelumnya? Mereka sangat memahami bahwa Ramadan adalah tamu agung yang membutuhkan penyambutan luar biasa agar setiap detiknya tidak berlalu sia-sia tanpa ampunan Allah.
Artinya: “Katakanlah: ‘Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam’.” (QS. Al-An’am: 162)
Tajdidun Niat: Luruskan Niat Agar Tidak Sekadar Tradisi
Langkah utama yang dilakukan adalah memperbaharui niat atau tajdidun niat. Berpuasa bukan hanya soal menahan lapar karena tradisi tahunan, melainkan harus berangkat dari iman yang kokoh. Tanpa niat yang ikhlas hanya karena Allah, amalan sebesar apa pun berisiko tertolak dan hanya menyisakan lelah di badan tanpa pahala di sisi-Nya.
Doa Ikonik yang Wajib Diamalkan Sekarang
Salah satu persiapan nyata adalah memperbanyak doa agar disampaikan dengan selamat ke bulan Ramadan. Doa ini menjadi bukti kerinduan dan tekad yang kuat seorang hamba. Dengan memiliki tekad yang bulat sejak sekarang, meskipun ajal menjemput sebelum Ramadan tiba, Allah telah mencatat niat baik tersebut sebagai pahala yang sempurna. Rasulullah bersabda:
Artinya: “Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari & Muslim).
• Live Streaming
102.7 MQFM Bandung
Assalamu'alaykum Sahabat MQ, silahkan dapat menyampaikan pertanyaan disini melalui WhatsApp MQFM
Iklan yang tampil di website ini merupakan layanan pihak ketiga melalui Google AdSense yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. MQFM berupaya menghadirkan konten yang sejalan dengan nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan, namun tidak memiliki kendali langsung atas materi iklan yang ditampilkan.