Mengubah Perspektif Anak dari Penerima Menjadi Pemberi Manfaat Hari raya sering kali diidentikkan anak-anak sebagai waktu untuk “panen” angpau, namun Sahabat MQ bisa menyelipkan nilai baru yang jauh lebih bermakna. Mengarahkan anak untuk menyisihkan sebagian kecil dari uang yang didapat guna membantu sesama adalah langkah nyata dalam menanamkan nilai kedermawanan. Hal ini bertujuan agar orientasi…
Menanamkan Nilai Penghormatan di Balik Tradisi Angpau Angpau Lebaran bukan sekadar tentang nominal uang di dalam amplop, melainkan simbol kasih sayang dan silaturahmi antaranggota keluarga. Sahabat MQ dapat memberikan pengertian kepada anak bahwa setiap pemberian adalah bentuk perhatian yang harus diapresiasi dengan sikap yang baik. Kesantunan saat berinteraksi dengan kerabat akan mencerminkan kualitas pendidikan karakter…
Membedakan Kebutuhan dan Keinginan di Tengah Gempuran Tren Di era digital saat ini, anak-anak sangat mudah terpapar iklan dan tren media sosial yang mendorong mereka untuk selalu ingin membeli barang baru. Angpau Lebaran sering kali memicu keinginan belanja yang meledak-ledak jika tidak disertai dengan pendampingan yang tepat dari orang tua. Sahabat MQ dapat mengajak anak…
Mengenal Konsep Manajemen Angpau Melalui Tiga Kategori Utama Mengelola uang Lebaran anak sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua agar tidak habis begitu saja untuk hal yang kurang bermanfaat. Sahabat MQ dapat memperkenalkan metode alokasi dana yang sederhana namun efektif, yaitu membagi uang ke dalam kategori: tabungan, keperluan pribadi (konsumsi), dan berbagi. Dengan memecah…
Menanamkan Nilai Amanah dalam Setiap Rupiah Momen Lebaran sering kali menjadi waktu di mana anak-anak menerima limpahan rezeki berupa angpau dari sanak saudara. Sebagai orang tua, kita perlu memandang titipan ini bukan sekadar uang jajan tambahan, melainkan sebuah sarana untuk mengajarkan konsep amanah. Uang yang ada di tangan anak adalah tanggung jawab yang harus diarahkan…
Penyakit “Nebeng Beken” Aa Gym mengingatkan para pengajar, pemimpin, dan orang tua agar tidak merasa berjasa atas keberhasilan orang lain. Beliau menyebutnya sebagai fenomena “Nebeng Beken”—ingin diakui sebagai penyebab kesuksesan murid atau anak. Padahal, hidayah dan keberhasilan sepenuhnya milik Allah. Merasa berjasa hanya akan merusak keikhlasan dan mendatangkan penyakit hati jika apresiasi yang diharapkan tidak…
Antusiasme dalam Ikhtiar Seringkali orang menganggap tawakal adalah pasrah total tanpa melakukan apa-apa. Aa Gym meluruskan bahwa ciri orang yang yakin pada takdir justru sangat antusias dan semangat (ihris ala ma yanfauk). Mereka bekerja maksimal karena kerja adalah ibadah, namun mereka tidak menggantungkan hati pada hasil kerja tersebut. Mereka bergerak lincah seperti Siti Hajar yang…
Perlindungan Allah yang Mutlak Banyak orang merasa terancam ketika ada pihak lain yang mencoba memfitnah atau mencelakakan mereka. Namun, prinsip Ma’rifatullah mengajarkan bahwa tidak ada satu pun bahaya yang bisa menyentuh kita tanpa izin Allah. Jika Allah tidak menghendaki kita celaka, maka ribuan orang yang membenci kita pun tidak akan bisa berbuat apa-apa. Fokuslah pada…
Berhenti Berharap pada Makhluk Salah satu kesalahan terbesar saat kita mengalami kesulitan finansial adalah terlalu sibuk mengejar manusia dan melupakan Sang Pemilik Rezeki. Aa Gym menekankan bahwa manusia hanyalah “jalan” atau perantara, sedangkan “sutradara” aslinya adalah Allah. Jika kita hanya berharap pada janji manusia, kita akan sering kecewa dan sakit hati. Mulailah dengan memperbaiki hubungan…
Dua Metode Kebaikan dalam Satu Keluarga Dalam video kajian MQ FM, dijelaskan perbedaan gaya sedekah antara Aisyah RA dan Asma RA. Aisyah lebih suka mengumpulkan sedikit demi sedikit hingga banyak baru dibagikan, sementara Asma langsung menyedekahkan apa pun yang ada hari itu. Keduanya merupakan putri Abu Bakar yang sama-sama dermawan namun dengan pendekatan yang berbeda.…
• Live Streaming
102.7 MQFM Bandung
Assalamu'alaykum Sahabat MQ, silahkan dapat menyampaikan pertanyaan disini melalui WhatsApp MQFM
Iklan yang tampil di website ini merupakan layanan pihak ketiga melalui Google AdSense yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. MQFM berupaya menghadirkan konten yang sejalan dengan nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan, namun tidak memiliki kendali langsung atas materi iklan yang ditampilkan.