keutamaan al quran

Meraih Keutamaan Hidup Bersama Al-Qur’an

Keutamaan atau fadhilah Al-Qur’an adalah berbagai kelebihan dan keistimewaan yang Allah SWT berikan kepada orang-orang yang berinteraksi dengan Al-Qur’an, baik dengan membacanya, menghafalnya, mentadabburi nya, maupun mengamalkannya. Rasulullah ﷺ banyak menjelaskan tentang keutamaan ini dalam berbagai hadis, sebagai motivasi agar umat Islam semakin mencintai dan mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.

Manusia secara fitrah akan tertarik pada sesuatu jika mengetahui keutamaannya. Dengan memahami fadilah Al-Qur’an, seseorang akan tumbuh motivasinya untuk berinteraksi dengan kalam Allah. Semakin dalam pemahaman seseorang tentang keutamaannya, semakin besar pula kecintaannya terhadap Al-Qur’an. Karena itu, mengetahui fadilah Al-Qur’an bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menjadi sumber kekuatan ruhani untuk istiqamah dalam ibadah.

Orang yang mendapatkan keutamaan tersebut disebut Ahlul Qur’an, yaitu mereka yang dekat dengan Al-Qur’an: membaca, memahami, mengamalkan, dan mendakwahkannya. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya Allah memiliki keluarga dari kalangan manusia.”
Ketika ditanya siapa mereka, beliau menjawab:
“Ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang pilihan-Nya.”
(HR. Ahmad)

Menurut Ibnu Qayyim rahimahullah, Ahlul Qur’an bukan hanya mereka yang hafal, tetapi juga yang mengamalkan isi Al-Qur’an, meski belum hafal seluruhnya.

Keutamaan Al-Qur’an berlaku sepanjang masa, baik di dunia maupun di akhirat. Di dunia, Allah memberikan kedudukan mulia bagi orang yang dekat dengan Al-Qur’an — disebut sebagai keluarga Allah. Sedangkan di akhirat, mereka akan memperoleh syafaat dan pahala besar dari setiap huruf yang dibaca dan diamalkan.

Keutamaan ini dapat dirasakan di mana pun seorang Muslim berinteraksi dengan Al-Qur’an. Di rumah, di masjid, dalam majelis ilmu, bahkan di perjalanan — selama hatinya terikat dengan Al-Qur’an, di situlah keberkahan hadir. Al-Qur’an tidak terbatas oleh tempat; ia adalah cahaya yang menerangi kehidupan siapa pun yang mendekatinya.

Cara memperoleh fadilah Al-Qur’an adalah dengan:
1. Membaca Al-Qur’an secara rutin dan tartil.
2. Memahami dan mentadabburi maknanya.
3. Mengamalkan setiap ajaran yang dikandungnya.
4. Mengajarkan dan menyebarkannya kepada orang lain.
5. Menghidupkan malam (qiyamullail) dengan bacaan Al-Qur’an dalam shalat.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Tidak boleh iri kecuali kepada dua orang: seseorang yang Allah anugerahkan Al-Qur’an, lalu ia mengamalkannya siang dan malam, dan seseorang yang Allah beri harta, lalu ia menafkahkannya siang dan malam.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Program: Inspirasi Quran – QnA seputar Al-Quran
Narasumber: Ustadz Dadan Hamdani, S.Pd., Alhafizh
Penyiar: Herlan Hanif