Memahami Waktu Terbaik Menurut Versi Allah Sahabat MQ, pernahkah merasa lelah berdoa agar masalah lingkungan atau beban hidup segera diangkat, namun seolah tidak ada perubahan? Dalam dialog tersebut, dijelaskan bahwa Allah Maha Mengetahui kapan waktu yang paling tepat bagi seorang hamba untuk menerima pemberian-Nya. Terkadang, penundaan itu adalah cara Allah melindungi kita dari sesuatu yang…
Tawakal Total Sebagai Solusi Paling Ampuh Sahabat MQ, sering kali beban hidup terasa begitu menghimpit karena kita merasa memikul segalanya sendirian. Dalam dialog tersebut, diingatkan bahwa kunci utama untuk melepas beban mental adalah dengan tawakal, yaitu menyandarkan segala hasil usaha kita kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar yang maksimal. Tawakal bukan berarti diam berpangku tangan,…
Bahaya Penyakit Hati yang Menggerogoti Kebahagiaan Sahabat MQ, pernahkah merasa bahwa meski fasilitas hidup sudah tercukupi, hati tetap merasa hampa dan gelisah? Dalam dialog tersebut, dijelaskan bahwa rasa kurang yang terus-menerus muncul sering kali berakar dari penyakit hati, seperti keserakahan dan sifat israf (berlebih-lebihan). Ketika manusia hanya fokus pada pemuasan nafsu tanpa memedulikan keseimbangan alam…
Seni Melihat Peluang di Balik Ujian Lingkungan Sahabat MQ, pernahkah terpikir bahwa tumpukan sampah atau lahan kritis di sekitar kita sebenarnya adalah ujian yang menyimpan potensi rezeki? Sering kali kita hanya mengeluh saat melihat lingkungan yang kotor, padahal di sana terdapat peluang untuk berdakwah sekaligus berdaya secara ekonomi. Dalam dialog tersebut, diingatkan bahwa seorang mukmin…
Menyadari Peran Manusia sebagai Khalifah di Muka Bumi Sahabat MQ, sering kali kita terjebak dalam rutinitas ibadah yang hanya bersifat ritual formal, namun melupakan tanggung jawab besar yang dipikul di pundak kita sejak penciptaan manusia pertama. Kita perlu menyadari bahwa kehadiran kita di bumi ini bukan sekadar sebagai penghuni, melainkan sebagai khalifah atau wakil Allah…
Bukan Sekadar Halal, Tapi Harus Thayyib Dr. Asep Hermana menyoroti pentingnya kualitas makanan (Thayyib) bagi kesehatan lambung. Makanan olahan tinggi kimia dan pengawet sangat merusak flora normal usus. Nabi lebih memilih makanan utuh (whole food) yang bersumber langsung dari alam tanpa banyak proses pengolahan. Allah berfirman dalam QS. Al-Maidah: 88 وَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا…
Posisi Duduk dan Makan yang Benar untuk Pencernaan Dr. Asep Hermana menjelaskan bahwa posisi duduk saat makan ala Nabi (seperti duduk iftirasy atau menekuk satu lutut) secara anatomis membantu menekan lambung agar tidak terlalu melebar. Hal ini mencegah masuknya gas berlebih yang menyebabkan rasa begah dan kembung setelah makan. Air Putih: Kapan Waktu Terbaik Meminumnya?…
Mitos vs Fakta, Apa Penyebab Utama Luka Lambung? Selama ini kita mengira maag hanya karena perut kosong. Namun, Dr. Asep menegaskan bahwa jenis makanan dan tingkat stres jauh lebih berpengaruh. Makanan yang bersifat iritatif seperti pedas dan asam yang dikonsumsi saat emosi tidak stabil adalah kombinasi maut yang merusak dinding lambung dengan cepat. Mengatur Jam…
Metode 1/3 yang Menyelamatkan Sistem Pencernaan Dalam kajian MQ Pagi, Dr. Asep Hermana menekankan pentingnya pembagian ruang lambung secara proporsional. Beliau memaparkan secara medis bahwa pengosongan lambung akan lebih optimal jika kita menyisakan ruang bagi udara. Hal ini sejalan dengan prinsip kedokteran modern yang mencegah terjadinya distensi lambung yang menyakitkan. Bahaya Makan Berlebihan bagi Katup…
Keajaiban Pola Makan Nabi yang Jarang Diketahui Banyak orang menderita GERD dan maag kronis namun hanya bergantung pada obat-obatan medis. Padahal, Dr. dr. H. Asep Hermana mengungkapkan bahwa kunci kesembuhan terletak pada mengikuti ritme biologis yang telah diajarkan Nabi Muhammad SAW. Dengan mengatur waktu makan dan jenis asupan, lambung tidak akan memproduksi asam secara berlebih.…
• Live Streaming
102.7 MQFM Bandung
Assalamu'alaykum Sahabat MQ, silahkan dapat menyampaikan pertanyaan disini melalui WhatsApp MQFM
Iklan yang tampil di website ini merupakan layanan pihak ketiga melalui Google AdSense yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. MQFM berupaya menghadirkan konten yang sejalan dengan nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan, namun tidak memiliki kendali langsung atas materi iklan yang ditampilkan.