Malam Kemuliaan yang Menurunkan Kitab Suci Teragung

Kata “Al-Qadar” memiliki makna yang sangat mendalam dan multifaset. Makna pertama adalah Asy-Syaraf atau kemuliaan. Malam ini menjadi mulia karena merupakan momen diturunkannya mukjizat terbesar, Al-Qur’an, melalui malaikat yang mulia kepada Nabi yang paling mulia]. Segala sesuatu yang bersentuhan dengan Al-Qur’an di malam ini akan ikut menjadi mulia.

Malam Penetapan Takdir Tahunan bagi Setiap Hamba

Makna kedua adalah penetapan takdir. Ustadz Mulyadi menjelaskan bahwa pada malam ini Allah menetapkan rincian takdir hamba-Nya untuk satu tahun ke depan—mulai dari rezeki, jodoh, kesehatan, hingga ajal. Oleh karena itu, berdoa dengan sungguh-sungguh di malam ini sangat krusial agar kita mendapatkan “ketetapan takdir” yang baik dan penuh berkah untuk hari-hari mendatang.

Fenomena Langit yang Menjadi Sesak Akibat Turunnya Malaikat

Makna ketiga yang jarang diketahui adalah “sempit” atau “sesak”. Mengapa sesak? Karena pada malam itu, jumlah malaikat yang turun ke bumi sangat luar biasa banyak sehingga bumi seolah menjadi sempit. Malaikat-malaikat ini turun untuk mengaminkan doa-doa manusia dan membawa kedamaian hingga fajar menyingsing.

Rasulullah bersabda;

HR. Bukhari & Muslim: “Barangsiapa yang salat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”