Bukan Sekadar 83 Tahun, Tapi ‘Lebih Baik’ Tanpa Batas

Banyak orang menyamakan Lailatul Qadar dengan ibadah selama 83 tahun 4 bulan. Namun, Ustadz Mulyadi meluruskan bahwa redaksi Al-Qur’an menggunakan kata Khairun yang berarti “lebih baik”. Artinya, nilai pahalanya bisa jadi setara dengan 1000 bulan, 2000 bulan, bahkan sejuta bulan—tergantung pada kualitas keikhlasan dan kesungguhan hamba tersebut saat menjemputnya.

Mengapa Umat Nabi Muhammad SAW Diberi Keistimewaan Ini?

Keistimewaan ini diberikan khusus untuk umat Nabi Muhammad SAW yang memiliki umur relatif pendek (60-70 tahun) dibandingkan umat terdahulu yang mencapai ratusan tahun. Dengan adanya Lailatul Qadar, seorang Muslim yang berusia 50 tahun bisa memiliki catatan amal yang melampaui orang yang beribadah selama 900 tahun di masa lalu. Ini adalah “jalur ekspres” yang Allah sediakan bagi kita untuk mengejar ketertinggalan amal.

Cara Melipatgandakan Usia Ibadah Anda dalam Semalam

Lalu bagaimana cara memastikannya? Kuncinya adalah Imanan wahtisaban—berdasarkan iman dan hanya mengharap rida Allah. Setiap ruku, sujud, dan huruf Al-Qur’an yang dibaca pada malam itu akan dicatat sebagai kebaikan yang dilakukan terus-menerus selama puluhan tahun. Inilah investasi akhirat paling cerdas yang bisa dilakukan oleh seorang hamba.

Allah berfirman dalam QS. Ad-Dukhan (44): 3-4:

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةٍ مُّبٰرَكَةٍ اِنَّا كُنَّا مُنْذِرِيْنَ ﴿٣﴾ فِيْهَا يُفْرَقُ كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍۙ ﴿٤﴾ 

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi… Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.”