Secara harfiah, Syawal berarti “peningkatan”. Namun, realitanya banyak umat Islam yang justru mengalami penurunan kualitas ibadah setelah Idul Fitri. Seharusnya, momentum kemenangan ini dijadikan titik tolak untuk meningkatkan ketaatan, sebagai bukti bahwa madrasah Ramadhan telah berhasil mendidik jiwa kita menjadi pribadi yang lebih bertakwa dan peduli terhadap sesama.
Melanjutkan Estafet Ibadah dengan Puasa Syawal dan Shalat Lail
Salah satu cara terbaik untuk menjaga ritme ibadah adalah dengan segera melaksanakan puasa enam hari di bulan Syawal. Selain itu, kebiasaan shalat malam yang sudah terbentuk selama tarawih jangan sampai terputus; mulailah dengan jumlah rakaat yang sanggup dilakukan secara rutin sebelum tidur atau di akhir malam. Praktik ini akan menjaga sambungan ruhaniah kita dengan Allah tetap kuat dan terjaga.
Menebar Manfaat Melalui Akhlakul Karimah
Kebaikan Ramadhan tidak hanya sebatas ritual ibadah, tetapi juga tercermin dalam hubungan sosial. Ustaz Agus Suhendar menegaskan pentingnya menjadi muslim yang lisannya menyelamatkan orang lain dan tangannya gemar membantu. Dengan prinsip memberikan manfaat bagi orang lain di setiap kesempatan, kita membuktikan bahwa nilai-nilai Ramadhan telah mendarah daging dalam karakter kita sehari-hari.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an (Surat Ali ‘Imran: 134):
Artinya: “(yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang…”
Artinya: “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian diiringi dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka seolah-olah ia berpuasa setahun penuh.” (HR. Muslim).
• Live Streaming
102.7 MQFM Bandung
Assalamu'alaykum Sahabat MQ, silahkan dapat menyampaikan pertanyaan disini melalui WhatsApp MQFM
Iklan yang tampil di website ini merupakan layanan pihak ketiga melalui Google AdSense yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. MQFM berupaya menghadirkan konten yang sejalan dengan nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan, namun tidak memiliki kendali langsung atas materi iklan yang ditampilkan.