Bahaya Penyakit Futur

 Banyak orang semangat di awal Ramadhan namun loyo di pertengahan. Fenomena ini disebut “futur” atau menurunnya kualitas ibadah. Ustadz Abu Yahya mengingatkan bahwa futur sering terjadi karena kurangnya doa, minimnya ilmu, dan lingkungan yang tidak mendukung orientasi akhirat.

Pentingnya ‘Charge’ Iman Secara Rutin

 Iman itu bisa naik dan turun; naik dengan ketaatan dan turun dengan maksiat. Agar tidak terus merosot, kita perlu mencari “charger” spiritual melalui majelis ilmu atau lingkungan orang shalih. Jika lingkungan saat ini terlalu fokus pada dunia, maka kitalah yang harus mewarnai mereka atau mencari suaka di komunitas yang lebih baik.

Rasulullah bersabda:

إِنَّ لِكُلِّ عَمَلٍ شِرَّةً، وَلِكُلِّ شِرَّةٍ فَتْرَةً

Artinya: “Sesungguhnya setiap amal itu ada masa semangatnya, dan setiap masa semangat ada masa jenuhnya (futur).” (HR. Ahmad)

Strategi Tobat yang Benar

Obat paling ampuh saat merasa malas beribadah adalah dengan segera bertobat kepada Allah. Tobat yang sesungguhnya bukan hanya lisan, tapi diikuti dengan aksi nyata berupa amal shaleh baru. Dengan bertobat, Allah akan mengganti keburukan kita dengan kebaikan dan memberikan taufik untuk kembali semangat.

Allah berfirman:

إِلَّا مَن تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَـٰلِحًا فَأُو۟لَـٰٓئِكَ يُبَدِّلُ ٱللَّهُ سَيِّـَٔاتِهِمْ حَسَنَـٰتٍ

Artinya: “Kecuali orang-orang yang bertobat, beriman dan mengerjakan kebajikan; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebaikan.” (QS. Al-Furqan: 70)