Kunci Kebahagiaan adalah Ketenangan Hati Banyak orang menyangka bahwa kebahagiaan datang dari harta atau jabatan, padahal inti dari kebahagiaan adalah hati yang tenang (sakinah). Masalah terbesar dalam hidup sebenarnya bukan pada peristiwa yang terjadi, melainkan pada kurangnya zikrullah (mengingat Allah) dalam menghadapi setiap episode kehidupan. Saat hati jauh dari zikir, kita cenderung bereaksi emosional dan…
Penyakit “Nebeng Beken” Aa Gym mengingatkan para pengajar, pemimpin, dan orang tua agar tidak merasa berjasa atas keberhasilan orang lain. Beliau menyebutnya sebagai fenomena “Nebeng Beken”—ingin diakui sebagai penyebab kesuksesan murid atau anak. Padahal, hidayah dan keberhasilan sepenuhnya milik Allah. Merasa berjasa hanya akan merusak keikhlasan dan mendatangkan penyakit hati jika apresiasi yang diharapkan tidak…
Antusiasme dalam Ikhtiar Seringkali orang menganggap tawakal adalah pasrah total tanpa melakukan apa-apa. Aa Gym meluruskan bahwa ciri orang yang yakin pada takdir justru sangat antusias dan semangat (ihris ala ma yanfauk). Mereka bekerja maksimal karena kerja adalah ibadah, namun mereka tidak menggantungkan hati pada hasil kerja tersebut. Mereka bergerak lincah seperti Siti Hajar yang…
Perlindungan Allah yang Mutlak Banyak orang merasa terancam ketika ada pihak lain yang mencoba memfitnah atau mencelakakan mereka. Namun, prinsip Ma’rifatullah mengajarkan bahwa tidak ada satu pun bahaya yang bisa menyentuh kita tanpa izin Allah. Jika Allah tidak menghendaki kita celaka, maka ribuan orang yang membenci kita pun tidak akan bisa berbuat apa-apa. Fokuslah pada…
Berhenti Berharap pada Makhluk Salah satu kesalahan terbesar saat kita mengalami kesulitan finansial adalah terlalu sibuk mengejar manusia dan melupakan Sang Pemilik Rezeki. Aa Gym menekankan bahwa manusia hanyalah “jalan” atau perantara, sedangkan “sutradara” aslinya adalah Allah. Jika kita hanya berharap pada janji manusia, kita akan sering kecewa dan sakit hati. Mulailah dengan memperbaiki hubungan…
Dua Metode Kebaikan dalam Satu Keluarga Dalam video kajian MQ FM, dijelaskan perbedaan gaya sedekah antara Aisyah RA dan Asma RA. Aisyah lebih suka mengumpulkan sedikit demi sedikit hingga banyak baru dibagikan, sementara Asma langsung menyedekahkan apa pun yang ada hari itu. Keduanya merupakan putri Abu Bakar yang sama-sama dermawan namun dengan pendekatan yang berbeda.…
Kesehatan Fisik dan Tajamnya Pikiran di Usia Senja Mencapai usia 100 tahun tanpa pikun adalah dambaan setiap orang. Asma binti Abu Bakar menggapainya dengan penuh kemuliaan. Di usia seabad, ia masih mampu memberikan nasehat-nasehat berharga kepada anak-cucunya. Kebugaran ini bukan hasil dari perawatan mewah, melainkan buah dari kehidupan yang didedikasikan sepenuhnya untuk Allah SWT. Doa…
Menghadapi Kekhawatiran Sang Kakek dengan Cerdas Saat Abu Bakar hijrah dan membawa seluruh hartanya, sang kakek, Abu Quhafah yang buta, merasa sangat khawatir akan nasib cucu-cucunya. Dengan cerdik, Asma mengumpulkan batu-batu kecil, menaruhnya di lubang penyimpanan, dan menutupinya dengan kain. Ia menuntun tangan kakeknya untuk meraba batu tersebut, meyakinkannya bahwa mereka ditinggali harta yang cukup.…
Sedekah Tanpa Menunggu Kaya Asma binti Abu Bakar dikenal dengan kedermawanannya yang unik. Berbeda dengan adiknya, Aisyah RA, yang suka mengumpulkan harta terlebih dahulu baru disedekahkan sekaligus, Asma memilih untuk langsung memberikan apa pun yang ia miliki saat itu juga. Baginya, tidak ada istilah menunda kebaikan hingga esok hari, karena kesempatan beramal adalah karunia yang…
Dibalik Gelar ‘Wanita Pemilik Dua Ikat Pinggang’ Siapa sangka, di balik sosoknya yang lembut, Asma binti Abu Bakar memiliki keberanian baja. Saat Rasulullah SAW dan ayahnya, Abu Bakar, bersembunyi di Gua Tsur, Asma yang sedang hamil tua mendaki medan terjal demi mengantar perbekalan. Ketangguhannya teruji saat ia merobek ikat pinggangnya menjadi dua untuk mengikat makanan,…
• Live Streaming
102.7 MQFM Bandung
Assalamu'alaykum Sahabat MQ, silahkan dapat menyampaikan pertanyaan disini melalui WhatsApp MQFM
Iklan yang tampil di website ini merupakan layanan pihak ketiga melalui Google AdSense yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. MQFM berupaya menghadirkan konten yang sejalan dengan nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan, namun tidak memiliki kendali langsung atas materi iklan yang ditampilkan.