diabetes

Kendalikan Diabetes dan Hidup Sehat

Sahabat MQ, diabetes atau yang sering disebut penyakit gula adalah kondisi yang masih banyak disalahpahami oleh masyarakat. Diabetes terjadi ketika ada gangguan metabolisme dalam tubuh, di mana secara genetik ataupun karena pola hidup tertentu seperti kegemukan, faktor keturunan, hingga gaya hidup yang kurang sehat menyebabkan kadar gula darah meningkat. Akibatnya, gula darah yang tinggi memunculkan berbagai gejala seperti sering lemas, sering lapar, sering buang air kecil, sering haus, berat badan menurun, hingga kesemutan

Diabetes adalah penyakit kronik yang terjadi akibat tingginya kadar gula dalam darah. Jika tidak terkontrol, ia dapat menyebabkan berbagai komplikasi berat. Diabetes menjadi penyebab utama pasien yang harus menjalani hemodialisa. Selain itu, pada pasien serangan jantung maupun stroke bahkan yang masih usia muda diabetes sering kali menjadi faktor penyerta yang tidak disadari.

Indonesia memiliki populasi besar, sehingga jumlah penderita diabetes pun sangat tinggi. Namun kenyataannya, hanya 4 dari 10 orang diabetes yang mengetahui bahwa dirinya menderita penyakit ini. Banyak yang tidak terdiagnosis karena kurangnya pengetahuan, menyangkal kondisi (denial), atau memilih pengobatan alternatif terlebih dahulu. Diabetes juga tidak hanya menyerang lansia. Kini banyak ditemukan pada usia produktif, yakni di bawah 30–40 tahun.

Pemeriksaan sebaiknya dilakukan sedini mungkin, terutama saat muncul gejala klasik seperti sering haus, sering lapar, sering buang air kecil, dan penurunan berat badan. Deteksi dini dapat dilakukan melalui cek gula darah di fasilitas kesehatan, layanan pemeriksaan gratis, atau program kesehatan masyarakat. Diabetes tidak terkontrol dapat merusak organ tubuh, terutama ginjal, jantung, dan pembuluh darah otak. Pengendalian diabetes harus dilakukan seumur hidup, khususnya bagi penderita diabetes dan hipertensi. Langkah-langkahnya meliputi:

  1. Menjaga gaya hidup sehat
  2. Mengatur pola makan dan berat badan
  3. Melakukan olahraga teratur
  4. Mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter
  5. Rutin monitor kadar gula, fungsi ginjal, dan tekanan darah

Deteksi dini, pemahaman yang benar, dan pengendalian seumur hidup sangat penting untuk mencegah kerusakan organ. Meskipun diabetes merupakan penyakit kronik, penderita tetap dapat menjalani hidup normal, aktif, dan produktif selama penyakitnya terkontrol dengan baik. Kuncinya adalah tidak menyangkal kondisi, memilih pengobatan yang tepat, serta konsisten menjaga gaya hidup sehat.


Program: Inspirasi Pagi – Bincang KesehatanNarasumber: dr. Nieke Dewi Riani, Sp.PD., FINASIM – Dokter Spesialis Penyakit Dalam di RS. Muhammadiyah Bandung
Penyiar: Rizqi Al Faris