Filosofi Puasa: Ada Kenikmatan Setelah Ujian Sama seperti rasa syukur saat azan Magrib berkumandang, kebahagiaan dalam pernikahan seringkali datang setelah melewati masa-masa sulit (ujian ekonomi atau kesehatan). Puasa melatih kita untuk percaya bahwa di balik setiap kesulitan, Allah telah menyiapkan skenario indah bagi mereka yang tidak berputus asa. Allah berfirman: فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا Artinya:…
Mengapa Ramadan Disebut Madrasah Kehidupan? Puasa adalah sekolah bagi hati. Di sini kita belajar bahwa kenikmatan berbuka hanya bisa dirasakan oleh mereka yang sabar menanggung haus dan lapar. Hal yang sama berlaku dalam pernikahan; kebahagiaan memiliki anak yang saleh atau rumah tangga yang tenang hanya bisa diraih melalui perjuangan dan kesabaran yang konsisten. Mengukur Luas…
Memahami Bahasa Ego Laki-laki dan Kepekaan Wanita Konflik rumah tangga sering muncul karena perbedaan psikologis: suami ingin dihargai sebagai pemimpin, sementara istri ingin diperhatikan tanpa harus meminta. Di bulan puasa ini, emosi yang mudah tersulut harus diredam. Suami perlu belajar lebih peka, dan istri perlu belajar mengomunikasikan keinginannya dengan lembut tanpa melukai ego suami. Allah…
Jebakan Ekspektasi: Mengapa Kita Sering Kecewa? Banyak dari kita yang menjadikan pasangan sebagai sumber kebahagiaan utama. Namun, berharap sepenuhnya pada manusia adalah jalan pintas menuju kekecewaan yang disengaja. Pasangan kita hanyalah manusia biasa, bukan malaikat yang luput dari salah dan lelah. Di bulan Ramadan ini, kita diajarkan untuk mengalihkan fokus dari makhluk kembali kepada Sang…
Tekanan Sosial dan Hilangnya Maruah Keserakahan bukan hanya tentang wang, tetapi juga tentang kedudukan. Di akhir zaman, ramai orang sanggup menggadaikan maruah dan agama demi mendapatkan “gaya” atau status. Fenomena ini menyebabkan integriti hilang; kejujuran dijual demi keuntungan singkat, dan fitnah disebarkan demi menjatuhkan pesaing. Video ini memberi amaran keras supaya kita tidak hanyut dalam…
Bahaya Terselubung di Sebalik Tabiat Suka Memuji Diri Sifat sombong sering kali bermula daripada rasa bangga diri (Ujub) atas pencapaian yang dimiliki. Flexing atau pamer harta adalah manifestasi nyata dari kesombongan ini. Dalam video tersebut, dijelaskan bahawa kesombongan adalah dosa yang sangat berat kerana ia mencabar kebesaran Allah. Orang yang sombong memandang rendah pada orang…
Cinta Dunia yang Melampaui Batas Dibahas satu kondisi yang sangat membimbangkan: Umat Islam jumlahnya besar, tetapi tidak berwibawa. Hal ini disebabkan oleh penyakit Wahn. Ketika seseorang terlalu mencintai dunia dan takut akan kematian, mereka akan kehilangan prinsip. Mereka menjadi pengecut untuk menyuarakan kebenaran dan terlalu sibuk bertelagah sesama sendiri demi merebut potongan-potongan kecil harta dunia.…
Obsesi Mengejar Dunia yang Tiada Penghujung Kenapa manusia yang sudah kaya masih mahu korupsi? Kenapa yang sudah punya segalanya masih merasa kurang? Video ini menjelaskan bahawa nafsu manusia terhadap harta ibarat meminum air laut; semakin diminum, semakin haus. Sifat tamak ini sering kali membutakan logik dan nurani, sehingga manusia sanggup menindas orang lain demi kepentingan…
Fenomena Flexing: Gaya Hidup Mewah yang Menipu Mata Di era media sosial saat ini, kita sering melihat orang mempamerkan kereta mewah, jet peribadi, dan timbunan wang seolah-olah dunia berada di bawah telapak kaki mereka. Namun, video tersebut mengingatkan bahawa tidak semua kesenangan adalah rahmat. Banyak yang terjerat dalam gaya hidup flexing hanya untuk mengejar pengiktirafan…
Investasi Rumah Akhirat Melalui Shalat Sunnah Investasi terbaik bukanlah mengumpulkan aset di dunia yang fana, melainkan membangun rumah di surga melalui amalan-amalan yang telah diajarkan Rasulullah. Salah satu caranya adalah dengan konsisten menjaga shalat sunnah rawatib sebanyak dua belas rakaat dalam sehari semalam dengan penuh keikhlasan. Amalan yang terlihat ringan bagi orang beriman ini memiliki…
• Live Streaming
102.7 MQFM Bandung
Assalamu'alaykum Sahabat MQ, silahkan dapat menyampaikan pertanyaan disini melalui WhatsApp MQFM
Iklan yang tampil di website ini merupakan layanan pihak ketiga melalui Google AdSense yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pengguna. MQFM berupaya menghadirkan konten yang sejalan dengan nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan, namun tidak memiliki kendali langsung atas materi iklan yang ditampilkan.