Screenshot 2025-11-11 144653

Pemkot Bandung Dapat Rapor Merah dari KPK, Masuk Kategori Rawan Korupsi, Benarkah?

MQFMNETWOK.COM | BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung mendapat rapor merah terkait praktik korupsi, berdasarkan Survei Penilaian Integritas (SPI) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada periode 2020–2024. Meski demikian, tata kelola pemerintahan dalam upaya pencegahan korupsi di Pemkot Bandung dinilai sudah cukup baik.

Diketahui, nilai integritas Pemkot Bandung berada pada angka 69, yang termasuk dalam kategori rawan. Berdasarkan penjelasan dari pihak KPK, hasil survei ini mencakup sejumlah aspek seperti pengelolaan anggaran, pengelolaan sumber daya manusia (SDM), pengadaan barang dan jasa, serta integritas aparatur sipil negara (ASN). Termasuk juga upaya sosialisasi dan kampanye anti-korupsi kepada masyarakat.

Dari data perkara yang ditangani KPK, kasus jual beli jabatan menjadi salah satu celah utama terjadinya korupsi di lembaga pemerintahan. Karena itu, KPK menekankan pentingnya penerapan sistem MCSP (Monitoring, Controlling, Surveillance, dan Preventive) sebagai langkah antisipatif untuk mencegah tindak korupsi. Selain itu, kualitas pelayanan publik Pemkot Bandung juga dinilai masih perlu ditingkatkan.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Eman Suparman menyampaikan bahwa persoalan korupsi tidak hanya terjadi di Kota Bandung, tetapi telah menjadi wabah yang meluas di berbagai daerah di Indonesia. Ia menilai bahwa banyak pejabat publik yang seharusnya menjadi teladan dan panutan bagi masyarakat, justru menyalahgunakan amanah yang diberikan negara.

Menanggapi hal ini, tentu diperlukan tindakan tegas dan pembenahan serius, khususnya di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.
Adapun peran masyarakat dalam mencegah praktik korupsi adalah dengan mengawal kebijakan serta mengawasi setiap tindakan pemerintah. Namun demikian, masyarakat tidak memiliki kewenangan untuk menindak langsung, melainkan berperan aktif dalam mendorong transparansi dan melaporkan dugaan pelanggaran kepada pihak berwenang.

Program : Sudut Pandang – Inspirasi Pagi
Narasumber : Prof. Dr. H. Eman Suparman, S.H., M.H
Penyiar : Muhammad Huda – Muhammad Dava