Kodifikasi Al-Qur’an di Masa Utsman bin Affan

Sahabat MQ Pengumpulan Al-Qur’an pada zaman Usman bin Affan menghasilkan enam mushaf induk yang disebarkan ke kota-kota besar seperti Mekkah, Madinah, Kufah, Basrah, dan Damaskus. Penyebab pengumpulan Al-Qur’an ini adalah banyaknya penaklukan kota-penaklukan kota.  Pada masa pemerintahan Khalifah Usman bin Affan, pengumpulan Al-Qur’an dilakukan dengan sangat serius. Setiap penduduk di berbagai daerah mengambil qira’ah dari…

Mengungkap Nama-Nama Kota dalam Al-Qur’an

Sahabat MQ Dalam Al-Qur’an, terdapat beberapa ayat yang menyebutkan nama-nama kota. Al-Qur’an tidak hanya menjadi pedoman hidup bagi umat manusia, tetapi juga menyimpan banyak hikmah dan sejarah yang tersebar di dalamnya. Salah satu pelajaran penting yang dapat diambil adalah mengenai kota-kota yang disebutkan dalam Al-Qur’an. Kota-kota ini bukan sekadar nama, melainkan memiliki kisah penuh makna…

Mengusir Jin dari Rumah dengan Ruqyah

Sahabat MQ Rumah adalah tempat tinggal yang seharusnya menjadi tempat paling nyaman bagi keluarga. Namun, jika rumah terasa seperti sumber ketegangan, penuh konflik, dan kerap menghadirkan gangguan, bisa jadi ada campur tangan setan yang mengganggu. Salah satunya adalah Jin Dasim dan pasukannya, yang dikenal sebagai perusak rumah tangga. Jin ini kerap menimbulkan perselisihan antara suami…

Seni Bermusyawarah Mengurai Masalah dalam Keluarga

Sahabat MQ musyawarah dalam keluarga membutuhkan ilmu agama, karena Allah menciptakan manusia dalam keadaan lemah agar saling membutuhkan. Cinta itu adalah saling memberi, bukan saling menuntut, karena jika saling menuntut, emosi dan amarah bisa muncul. Ketika menghadapi masalah, setiap individu akan mengeluarkan potensi dirinya untuk mencari solusi. Potensi-potensi kebaikan ini akan terwujud dalam komunikasi yang…

Sholat Sunnah Qabliyah & Ba’diah Dzuhur, Seperti Apa Ketentuannya?

Sahabat MQ Para ulama membagi salat sunnah menjadi dua kategori, yaitu salat sunnah rawatib dan nawafil. Salat sunnah rawatib kemudian dibagi lagi menjadi dua jenis, yaitu salat rawatib mu’akkadah dan gairu mu’akkadah. Salat rawatib mu’akkadah adalah salat sunnah yang sangat dianjurkan dan hampir tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW. Sedangkan salat rawatib gairu mu’akkadah, Rasulullah…

Marah itu dari Setan, Benarkah?

Sahabat MQ amarah merupakan salah satu emosi yang, jika tidak dikendalikan, dapat memicu berbagai dampak negatif, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya marah itu dari setan.” (HR. Ahmad dan Abu Daud). Marah diibaratkan seperti api neraka, yang identik dengan sifat dasar api. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman: قَالَ مَا مَنَعَكَ…

Cinta Dulu Atau Nikah Dulu?

Sahabat MQ dalam surat Ar-Rum ayat 21 mengatakan : وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةًۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ ۝٢١ Artinya : Diantara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah bahwa Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari (jenis) dirimu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya. Dia menjadikan di antaramu rasa cinta…

Kaya Hati, Kebahagiaan Sejati 

Sahabat MQ Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan nasehat berharga kepada sahabat Abu Dzar Radhiyallahu ‘anhu. Suatu hari, Abu Dzar berkata: َالَ لِي رَسُول اللَّه صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : يَا أَبَا ذَرّ أَتَرَى كَثْرَة الْمَال هُوَ الْغِنَى ؟ قُلْت : نَعَمْ . قَالَ : وَتَرَى قِلَّة…

Happiness Is Simple

Sahabat MQ Kebahagiaan itu sangat sederhana, hanya perlu memahami bahwa kebahagiaan adalah permainan perasaan yang kita ciptakan dalam hati. Dengan demikian, kebahagiaan akan tercipta dalam diri kita. Bagaimana kita memainkan dan memilih perasaan kita, sehingga kita dapat merasakan kebahagiaan dalam kondisi apapun. Kita harus dapat menstabilkan perasaan, karena perasaan yang kurang bahagia sering kali muncul…

Bunda Bahagia, Anak Bahagia, Rumah pun Penuh Cinta

Sahabat MQ Di era materialisme, banyak orang meyakini bahwa kebahagiaan dapat dicapai melalui faktor eksternal, seperti memiliki banyak uang, banyak teman, atau mendapatkan popularitas. Namun, dalam pandangan Islam, kebahagiaan sejati tidak bergantung pada faktor-faktor eksternal tersebut. Kebahagiaan yang sesungguhnya berasal dari ketenangan dan ketenteraman yang kita rasakan karena kedekatan kita dengan Allah SWT, serta keimanan…